Hasil Timnas Indonesia vs Mozambik, FIFA Matchday 2026, Skuad Garuda Kerahkan Kemampuan Terbaik

Hasil Timnas Indonesia vs Mozambik, FIFA Matchday 2026 atau Garuda Championship Series Juni 2026, Selasa (9/6/2026) pukul 20.00 WIB di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, skuad Garuda kerahkan kemampuan terbaik.

Hasil Timnas Indonesia vs Mozambik, FIFA Matchday 2026, Skuad Garuda Kerahkan Kemampuan Terbaik
Hasil Timnas Indonesia vs Mozambik, FIFA Matchday 2026 atau Garuda Championship Series Juni 2026, Selasa (9/6/2026) pukul 20.00 WIB di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, skuad Garuda kerahkan kemampuan terbaik. FOTO: Timnas Indonesia

WARTASULUH.COM, JAKARTA - Hasil Timnas Indonesia vs Mozambik, FIFA Matchday 2026 atau Garuda Championship Series Juni 2026, Selasa (9/6/2026) pukul 20.00 WIB di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, skuad Garuda kerahkan kemampuan terbaik.

Ranking FIFA Indonesia saat ini 119 dunia dengan perolehan poin 1.151,45 poin dan Mozambik berada di peringkat 102 dunia dengan total perolehan sekitar 1.224,31 poin.

Oleh karena itu, Timnas Indonesia harus bisa memenangkan pertandingan menghadapi Mozambik agar skuad Garuda bisa menaikkan peringkat FIFA.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman tidak ingin main-main dalam pertandingan ini dan meminta skuad Garuda harus mengerahkan kemampuan terbaik.

John Herdman menilai timnya masih berada dalam proses perkembangan. Ia melihat adanya kemajuan yang ditunjukkan para pemain selama menjalani pemusatan latihan hingga pertandingan melawan Oman.

“Saya melihat para pemain terus menunjukkan perkembangan. Semua proses membutuhkan waktu. Ada banyak hal positif yang terlihat malam ini. Namun, saya tetap memberikan apresiasi penuh kepada para pemain karena mereka mampu tampil sesuai kapasitasnya, meski masih ada sejumlah aspek yang perlu diperbaiki,” kata Herdman.

Pelatih asal Inggris tersebut juga memberikan pujian khusus kepada penjaga gawang Emil Audero yang tampil solid sepanjang pertandingan menghadapi Oman. 

Menurutnya, Emil melakukan sejumlah penyelamatan penting yang membantu Garuda menjaga keunggulan hingga laga berakhir.

“Saya harus memberikan apresiasi kepada orang ini. Dia melakukan penyelamatan yang luar biasa,” ujar Herdman.

John Herdman mengakui timnya sempat menghadapi beberapa situasi yang tidak ideal selama pertandingan menghadapi Oman. 

Namun, ia menilai para pemain mampu menjaga kontrol permainan dan tetap tampil tenang hingga mengamankan kemenangan.

“Kami sempat membuat situasi menjadi lebih sulit bagi diri sendiri di beberapa momen pertandingan. Namun secara keseluruhan, saya merasa tim tetap berada dalam kendali dan bermain dengan cukup nyaman,” pungkasnya.

Bagi John Herdman, hasil tersebut memiliki arti penting karena menjadi kemenangan pertama Indonesia atas Oman dalam kurun waktu 38 tahun.

“Ini menjadi kemenangan pertama atas Oman dalam 38 tahun. Tentu saja hasil ini sangat berarti bagi kami,” ujar John Herdman.

Tiga gol kemenangan Timnas Indonesia disarangkan Justin Hubner pada menit ke-13, Ole Romeny pada menit ke-27 dan Ragnar Oratmangoen pada menit ke-55. 

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menegaskan bahwa keberhasilannya menggagalkan tendangan penalti Oman tidak lepas dari kerja sama seluruh pemain di lini pertahanan saat skuad Garuda meraih kemenangan 3-0 atas Oman pada laga FIFA Matchday bertajuk Garuda Championship Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat 5 Juni 2026.

Pada pertandingan tersebut, Indonesia tampil efektif dan mengamankan kemenangan berkat gol yang dicetak Justin Hubner pada menit ke-13, Ole Romeny pada menit ke-28, dan Ragnar Oratmangoen pada menit ke-56.

Salah satu momen penting dalam laga itu terjadi pada menit ke-38 ketika Emil berhasil menggagalkan eksekusi penalti pemain Oman, Hatem Sultan Alrushadi. Penyelamatan tersebut menjaga keunggulan Indonesia dan menjadi salah satu faktor penting dalam kemenangan skuad Garuda.

Meski menjadi sorotan berkat aksi gemilangnya di bawah mistar, Emil memilih menekankan pentingnya menjaga fokus sepanjang pertandingan.

“Mengenai keberhasilan menepis penalti tersebut, bagi saya yang terpenting adalah tetap berkonsentrasi dan terus terlibat dalam jalannya pertandingan,” ujar Emil dalam konferensi pers usai laga.

Tak lupa, kiper asal klub US Cremonese itu juga memberikan apresiasi kepada rekan-rekannya di lini belakang yang dinilainya tampil solid sepanjang pertandingan.

“Pada pertandingan ini, saya menilai kami sebagai satu kesatuan di lini belakang mampu menjalankan tugas dengan sangat baik,” katanya.

Menurut Emil, peran pertahanan tidak hanya terlihat saat menghadang serangan lawan, tetapi juga dalam mengantisipasi situasi lanjutan setelah sebuah penyelamatan dilakukan oleh kiper.

“Sebagai contoh, kiper mungkin bisa melakukan penyelamatan, tetapi kemudian siapa yang pertama kali mengamankan bola pantul? Jika pemain lawan yang lebih dulu mendapatkannya, berarti pertahanan kami belum cukup sigap,” jelasnya.

“Saya dapat membantu mereka, tetapi mereka juga berkali-kali memberikan dukungan kepada saya,” tutup Emil. (shd)