Ajib Warga Lubuk Gaung Dumai Diterkam Buaya Saat Sedang Mancing Ikan, Tim SAR Gabungan Sudah Temukan Jasad Korban

IK alias Ajib (21), warga Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, ditemukan meninggal dunia pada hari kedua operasi SAR, Minggu (19/7/2026). Sehari sebelumnya, korban diterkam buaya saat sedang memancing ikan bersama rekannya di kawasan Muara Sungai Mampu, dekat PT SDO, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. FOTO: Basarnas Pekanbaru

Ajib Warga Lubuk Gaung Dumai Diterkam Buaya Saat Sedang Mancing Ikan, Tim SAR Gabungan Sudah Temukan Jasad Korban
IK alias Ajib (21), warga Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, ditemukan meninggal dunia pada hari kedua operasi SAR, Minggu (19/7/2026). Sehari sebelumnya, korban diterkam buaya saat sedang memancing ikan bersama rekannya di kawasan Muara Sungai Mampu, dekat PT SDO, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. FOTO: Basarnas Pekanbaru

WARTASULUH.COM, DUMAI - IK alias Ajib (21), warga Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, ditemukan meninggal dunia pada hari kedua operasi SAR, Minggu (19/7/2026). Sehari sebelumnya, korban diterkam buaya saat sedang memancing ikan bersama rekannya di kawasan Muara Sungai Mampu, dekat PT SDO, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

“Upaya pencarian membuahkan hasil kurang lebih pukul 09.13 WIB,  korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada jarak sekitar ±600 meter dari lokasi kejadian,” ungkap Budi Cahyadi, Kepala Basarnas Pekanbaru.

Tim SAR Gabungan mengawali kegiatan dengan briefing sebelum melaksanakan penyisiran di permukaan sungai di sekitar lokasi kejadian (LKP) sesuai dengan rencana operasi (Renops) hari kedua.

Korban selanjutnya dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju Puskesmas Sungai Sembilan untuk penanganan awal sebelum diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas sinergi dan kerja sama selama pelaksanaan operasi.

Budi Cahyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja secara maksimal selama proses pencarian.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan serta masyarakat yang telah membantu pelaksanaan operasi hingga korban berhasil ditemukan. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perairan yang merupakan habitat satwa liar, serta selalu mengutamakan keselamatan," ujar Budi Cahyadi.

Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Dumai bersama Polsek Sungai sembilan, Pemadam Kebakaran, Security PT.SDO, masyarakat, dan potensi SAR lainnya yang bekerja secara terpadu selama proses pencarian korban. 

Berdasarkan informasi yang diterima dari anggota Polsek Sungai Sembilan, peristiwa tersebut  terjadi saat Korban sedang memancing bersama rekannya di kawasan Muara Sungai Mampu, dekat PT SDO, dalam kondisi air pasang.

Budi Cahyadi mengatakan, saat hendak menyeberangi sungai, korban sempat diperingatkan oleh rekannya agar tidak menyeberang. Namun peringatan tersebut tidak diindahkan. 

Ketika berada di tengah penyeberangan, seekor buaya tiba-tiba muncul dari semak-semak di tepi sungai dan diduga menerkam korban. Korban sempat berteriak meminta pertolongan sebelum akhirnya menghilang.

“Rekan korban langsung berusaha memberikan pertolongan dengan terjun ke sungai, namun korban tidak berhasil ditemukan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada keluarga korban dan Polsek Sungai Sembilan. Hingga saat ini, korban masih dalam pencarian oleh masyarakat bersama aparat kepolisian,” katanya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Basarnas Pekanbaru melalui Unit Siaga SAR Dumai memberangkatkan 5 personel Tim Rescue menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh sekitar ±18 kilometer untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Selama operasi berlangsung, Tim SAR akan melakukan pemantauan dan analisis kondisi di lapangan, melaksanakan pencarian bersama unsur SAR gabungan, serta mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat apabila berhasil ditemukan. 

Tim juga mengimbau seluruh masyarakat dan unsur yang terlibat dalam pencarian agar selalu mengutamakan keselamatan mengingat lokasi kejadian merupakan habitat satwa liar dan memiliki potensi bahaya. (kha)