6 Rumah Panggung dan Lapak Usaha di Kuala Enok Inhil Ambruk, Bencana Tanah Longsor Kembali Terjadi

Sebanyak 6 rumah panggung dan lapak usaha di Jalan Merdeka RT 001/RW 001, Kuala Enok, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), ambruk ke sungai diiringi teriakan histeris warga, saat bencana tanah longsor kembali terjadi akibat pergerakan tanah.

6 Rumah Panggung dan Lapak Usaha di Kuala Enok Inhil Ambruk, Bencana Tanah Longsor Kembali Terjadi
Sebanyak 6 rumah panggung dan lapak usaha di Jalan Merdeka RT 001/RW 001, Kuala Enok, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), ambruk ke sungai diiringi teriakan histeris warga, saat bencana tanah longsor kembali terjadi akibat pergerakan tanah.

WARTASULUH.COM, INHIL - Sebanyak 6 rumah panggung dan lapak usaha di Jalan Merdeka RT 001/RW 001, Kuala Enok, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), ambruk ke sungai diiringi teriakan histeris warga, saat bencana tanah longsor kembali terjadi akibat pergerakan tanah.

Bambang, warga Kuala Enok yang langsung menyaksikan peristiwa tersebut berteriak meminta warga agar segera keluarga dari tempat tinggalnya. 

"Kejadiannya pas tengah hari sekitar jam 12.30 WIB. Tiba-tiba terdengar suara kayu patah dan gemuruh kuat. Kami langsung berteriak minta semua orang keluar rumah," kata Bambang, Jumat (18/6/2026). 

Sejumlah warga juga merasakan ada yang tak lazim tersebut juga langsung berhamburan. Beruntung, sebelum kejadian nahas tersebut rumah-rumah yang ambruk ke sungai sudah ditinggalkan penghuninya. 

Saat rumah-rumah warga tersebut sudah ambruk tampak kepanikan melanda. Warga sekitar pun langsung berdatangan membantu korban yang terkena musibah. 

Sebelumnya, kejadian serupa di daerah yang sama juga terjadi pada Selasa (16/6/2026). Belasan rumah pada hari itu dilaporkan mengalami rusak berat dan ringan. Empat di antaranya ambruk ke sungai. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil R Arliansyah, menjelaskan peristiwa tanah longsor susulan yang terjadi di Kuala Enok tersebut berlokasi di Jalan Merdeka RT 001/RW 001. 

"Kejadian pada pukul 12.25 WIB, dilaporkan tidak ada korban jiwa. Namun sebanyak enam rumah dan lapak tempat usaha mengalami kerusakan," papar Arliansyah.

Ada pun nilai kerugian dari kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Berikut nama-nama keluarga dan kondisi rumah yang terdampak dari kejadian tersebut, yakni: 

1. Riko Hardinata (rusak berat ) 1 KK 

2. Sutiyem (rusak berat) 1 KK 

3. Mujiburrahman (rusak berat) 2 KK

4. Sunardi (rusak berat) 1 KK 

5. Suwandi (lapak jualan/rusak berat ) 1 KK 

6. Khairiah (lapak jualan/rusak berat) 1 KK

(kha)