Seragam Siswa Baru SD dan SMP Negeri di Pekanbaru Gratis, Sekolah yang Jual Baju Bakal Disanksi

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru gratiskan seragam sekolah untuk seluruh peserta didik baru di Sekolah Dasar (SD) Negeri (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Pekanbaru. Selain itu, untuk siswa dari keluarga tak mampu ada bantuan perlengkapan sekolah berupa tas dan buku.

Seragam Siswa Baru SD dan SMP Negeri di Pekanbaru Gratis, Sekolah yang Jual Baju Bakal Disanksi
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru gratiskan seragam sekolah untuk seluruh peserta didik baru di Sekolah Dasar (SD) Negeri (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Pekanbaru. Selain itu, untuk siswa dari keluarga tak mampu ada bantuan perlengkapan sekolah berupa tas dan buku. FOTO: Disdik Pekanbaru

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru gratiskan seragam sekolah untuk seluruh peserta didik baru di Sekolah Dasar (SD) Negeri (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Pekanbaru. Selain itu, untuk siswa dari keluarga tak mampu ada bantuan perlengkapan sekolah berupa tas dan buku.

"Untuk SD, itu ada kita siapkan untuk 9.800 siswa baru kita. Ini akan kita beri baju seragam tiga stel. Merah putih, pramuka, dan baju olahraga. Itu untuk semua siswa baru di sekolah negeri, baik untuk siswa yang mampu dan tidak mampu. Itu daftar (9.800) siswa baru kita. Jadi kita beri untuk seluruh siswa baru," ungkap Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, Selasa (4/8/2026).

Jamal mengatakan, tahun ini ada dua bentuk bantuan yang akan diberikan kepada para pelajar, yang pertama bantuan seragam sekolah, dan yang kedua adalah bantuan perlengkapan sekolah berupa tas dan buku.

"Tambahan untuk siswa yang afirmasi atau kurang mampu, itu ada 1.500 orang, itu akan kita beri peralatan sekolah tambahannya. Peralatan sekolah, tas, dan buku. Itu tambahan untuk (peserta didik jalur) afirmasi," kata Abdul Jamal.

Untuk SMP Negeri, katanya, Pemko Pekanbaru memberikan bantuan seragam sekolah untuk 11 ribu peserta didik.

"Kalau untuk SMP, 11 ribu orang. Jadi ini semuanya dapat siswa baru yang di SMP Negeri. Mau kaya, mau miskin diberi seragam. Kalau untuk SMP, putih biru, baju pramuka, dan baju olahraga. Kemudian untuk yang afirmasinya, yang kurang mampu. Itu sudah ada datanya, itu akan kita beri tambahan (bantuan) perlengkapan sekolah berupa tas dan buku. Ada 1.500 penerima (peserta didik tidak mampu) juga yang akan kita siapkan," jelas Abdul Jamal.

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menargetkan pada Oktober bantuan seragam sekolah sudah dapat digunakan oleh seluruh peserta didik.

"Kita rencanakan Oktober paling lambat itu sudah selesai. Agustus ini kita mematangkan. Tentu kita ukur dulu (baju) siswanya. Saya rasa di Agustus ini sudah dapat ukuran. Kita usahakan di Oktober semuanya sudah selesai. Sehingga nanti tidak terlalu lama anak-anak (memakai seragam sekolah)," ujar Abdul Jamal.

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, katanya, juga akan melakukan pengawasan terhadap sekolah yang nekat mengukur dan menjual baju. Jika kedapatan, Disdik bakal memberi sanksi tegas.

"Ya tidak ada (mengukur dan menjual baju seragam sekolah). Kan sudah tidak ada, makanya kita sampaikan kepada masyarakat jangan mau. Ya kita pantau nanti. Kita menjalankan ini agar tidak ada pungutan. Kalau ada juga yang mengukur, yang membuat di sekolah, berarti bandel itu, tentu ada tindakannya," tegas Abdul Jamal. (kha)