18.770 Hektare Lahan Terbakar di Riau Sejak 1 Januari 2026, BPBD dan Damkar Riau: Terluas di Bengkalis 8.454,40 Ha

Sejak 1 Januari 2026 hingga saat ini, 18.770 hektare lahan terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau, berdasarkan data Badan Penangulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Provinsi Riau. Terluas di Bengkalis 8.454,40 Ha.

18.770 Hektare Lahan Terbakar di Riau Sejak 1 Januari 2026, BPBD dan Damkar Riau: Terluas di Bengkalis 8.454,40 Ha
Sejak 1 Januari 2026 hingga saat ini, 18.770 hektare lahan terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau, berdasarkan data Badan Penangulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Provinsi Riau. Terluas di Bengkalis 8.454,40 Ha. FOTO: Manggala Agni

WARTASULUH.COM, BENGKALIS - Sejak 1 Januari 2026 hingga saat ini, 18.770 hektare lahan terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau, berdasarkan data Badan Penangulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Provinsi Riau. Terluas di Bengkalis 8.454,40 Ha.

Disusul Pelalawan 6.705,39 ha, Inhil 1.044,52 ha, Inhu 615,52 ha, Dumai 556,01 ha, Rohil 452,53 ha, Siak 373,06 ha, Kampar 141,66 ha, Pekanbaru 103,33 ha, Meranti 218,45 ha, Kuansing 70,87 ha, serta Rohul 34,46 ha. 

"Ini data keseluruhan terhitung awal Januari 2026," ungkap Kepala BPBD dan Damkar Riau, Edy Afrizal, Sabtu (5/9/2026).

Edy Afrizal mengatakan luas lahan terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah terus bertambah. Berdasarkan laporan harian terdapat penambahan 87,9 hektar lahan terbakar. 

Penambahan luasan terbesar terjadi di Kabupaten Pelalawan, yakni 64,4 hektar. Dengan tambahan tersebut, total luas lahan terbakar di Pelalawan sudah mencapai 6.705,39 hektar. 

Kemudian di Indragiri Hilir (Inhil) mengalami penambahan 10,5 hektar, sehingga total luas lahan terbakar mencapai 1.044,52 hektar. Kemudian Indragiri Hulu (Inhu) bertambah 10,5 hektar, dengan total mencapai 615,52 hektar. 

Penambahan lainnya terjadi di Rokan Hulu (Rohul) mengalami tambahan 0,5 hektar, dengan total luas lahan terbakar mencapai 34,46 hektar. 

Meranti bertambah 1 hektar total 218,45 hektar, sedangkan Kuantan Singingi (Kuansing) bertambah 1 hektar, total 70,87 hektar. 

Namun untuk wilayah Siak, Bengkalis, Rokan Hilir (Rohil), Dumai, Pekanbaru, Kampar dilaporkan nihil penambahan lahan terbakar. 

"Laporan harian ini terus berubah sesuai situasi lapangan setiap harinya. Dari data kita terima kemarin penambahan lahan terbakar sebanyak 87,9 hektar," kata Edy.

Edy mengatakan perkembangan karhutla di setiap daerah terus menjadi perhatian dan penanganan dilakukan sesuai kondisi di lapangan. 

Baik oleh tim udara mau pun tim darat dari berbagai unsur gabungan TNI, Polri, BPBD Riau, kabupaten/kota, Manggala Agni. 

“Kami terus memantau perkembangan karhutla di setiap daerah dan penanganan dilakukan sesuai kondisi serta kebutuhan di lapangan,” ujar Edy. (kha)