Manggala Agni Riau Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lokasi Karhutla, 50 Titik Panas Menyala Kemarin Sore

Personel Manggala Agni Riau peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (17/8/2026). Di tengah aktivitas menjinakkan api, mereka tetap menyempatkan diri mengibarkan Merah Putih dan menggelar upacara sederhana di lokasi pemadaman. 

Manggala Agni Riau Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lokasi Karhutla, 50 Titik Panas Menyala Kemarin Sore
Personel Manggala Agni Riau peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (17/8/2026). Di tengah aktivitas menjinakkan api, mereka tetap menyempatkan diri mengibarkan Merah Putih dan menggelar upacara sederhana di lokasi pemadaman. FOTO: Manggala Agni

WARTASULUH.COM, KAMPAR — Personel Manggala Agni Riau peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (17/8/2026). Di tengah aktivitas menjinakkan api, mereka tetap menyempatkan diri mengibarkan Merah Putih dan menggelar upacara sederhana di lokasi pemadaman. 

Bagi personel Manggala Agni Riau, keterbatasan kondisi di lapangan bukan alasan untuk melewatkan momentum penghormatan terhadap kemerdekaan.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan upacara dilakukan secara sederhana karena para personel harus tetap menjalankan tugas pengendalian karhutla.

“Sederhana saja, yang penting bisa memberikan penghormatan,” ujar Ferdian, Selasa (18/8/2026).

Pada hari yang sama, tim Manggala Agni masih melakukan pemadaman di empat lokasi, yakni Rimbo Panjang dan Pagaruyung di Kabupaten Kampar, Pangkalan Libut di Kabupaten Bengkalis, serta Sungai Guntung Hilir di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Bagi Ferdian, berada di lokasi karhutla pada hari kemerdekaan juga menjadi bentuk pengabdian. Semangat menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat menjadi bagian dari tugas yang harus tetap dijalankan, termasuk ketika sebagian masyarakat tengah merayakan kemerdekaan.

“Patriotisme menjadi semangat tim Manggala Agni untuk terus melaksanakan tugas dengan baik,” katanya.

Penanganan karhutla di sejumlah titik tersebut dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan TNI, Polri, BPBD serta masyarakat. Kolaborasi menjadi penting karena kondisi medan dan karakter kebakaran di setiap lokasi berbeda.

Upaya penanganan karhutla juga belum mendapat dukungan dari operasi modifikasi cuaca (OMC) pada Senin. 

Ferdian mengatakan kondisi atmosfer belum memungkinkan pelaksanaan OMC karena tidak terdapat awan potensial.

Meski demikian, tim di lapangan tetap melanjutkan upaya pemadaman dengan sumber daya yang tersedia.

“Kami mengupayakan yang terbaik untuk kami kerjakan dalam pengendalian karhutla,” pungkasnya. 

Sementara itu, Prakirawan BMKG Pekanbaru Mari Frystine, mengungkapkan 50 titik panas (hotspot) menyala di Riau, update pukul 16.00 WIB, Senin (17/8/2026), yang tersebar di Kabupaten Pelalawan 22 titik panas, Siak dan Rokan Hulu masing-masing 6 titik panas, Kampar 5 titik panas, Rokan Hilir dan Kota Dumai masing-masing 3 titik panas, Kepulauan Meranti 2 titik panas, serta Bengkalis, Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu masing-masing 1 titik panas. (kha)