advertorial Pemkab Rohul
Wabup Rohul Hadiri Rakor Perencanaan Pembangunan dengan Gubri Abdul Wahid
WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) mengusulkan sejumlah program prioritas pembangunan daerah yang anggaran bersumber dari bantuan keuangan (Bankeu) APBD Riau dan APBN Tahun 2026.
Usulan itu disampaikan dalam rapat koordinasi (rakor) perencanaan pembangunan Gubernur Riau bersama bupati dan wali kota se-Provinsi Riau yang digelar di ruang rapat lantai III Kantor Gubernur Riau di Pekanbaru, Kamis (17/4/2025).
Wakil Bupati (Wabup) Rohul H Syafaruddin Poti SH MM hadir langsung mewakili Bupati Anton ST MM dan menyampaikan proposal usulan program kegiatan Pemkab Rohul tersebut kepada Gubernur Riau H Abdul Wahid yang turut disaksikan oleh Bupati dan Walikota se Riau.
Adapun usulan program prioritas Pemkab Rohul yang diusulkan yakni infrastruktur jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan, pengelolaan sumber daya air, pembangunan dan rehabilitasi rumah korban becana.
Selain itu program Perumahan Layak Huni dan pemukiman kumuh, peningkatan daya tarik destinasi pariwisata dan pengembangan kebudayaan serta program pelestarian dan pengelolaan cagar budaya dan lainnya.
Wabup yang hadir didampingi Asisten II Setda Rohul Drs H Ibnu Ulya MSi dan Kepala Bappeda Rohul Drs H Yusmar MSi dalam rakor perencanaan pembangunan bersama Bupati dan Walikota se Riau yang dipimpin Gubernur Riau H Abdul Wahid.
Menyampaikan, ada dua fokus utama yang menjadi prioritas usulan pembangunan Kabupaten Rohul kepada Pemprov Riau.
"Satu, penanganan infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan provinsi, pembenahan serta pengembangan Islamic Center Rohul yang ditetapkan sebagai destinasi wisata religi unggulan di Provinsi Riau," ungkap Wabup Rohul H Syafaruddin Poti SH MM.
Diakuinya, Kabupaten Rohul yang cukup luas menjadikan ruas jalan provinsi di Negeri Seribu Suluk ini yang terpanjang di Riau.
"Kita mengusulkan penambahan 2 (dua) set alat berat untuk UPT Jalan dan Jembatan Wilayah VI Dinas PUPRPKP Riau (Rohul). Saat ini hanya tersedia satu set alat berat. Sehingga tidak mencukupi untuk menangani kerusakan jalan provinsi yang nelintasi tiga wilayah utama (Kanan, Kiri dan Tengah)," ujar mantan Wakil Ketua DPRD Riau itu.
Wabup menjelaskan, kerusakan jalan provinsi di Rohul umumnya tergolong rusak sedang hingga berat dan memerlukan perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Riau.
Termasuk usulan perbaikan jembatan Sei Rokan serta kelanjutan proyek Jembatan Gantung Sei Rokan pada ruas Jalan Lingkar Ujung Batu yang mangkrak sejak tahun 2018 lalu.
Tak hanya infrastruktur jalan dan jembatan, lanjutnya, pemerintah daerah meminta perhatian terhadap pengembangan Islamic Center Rohul yang memiliki Masjid Agung terbesar dan menjadi salah satu ikon wisata religi Riau.
"Islamic Center bukan hanya kebanggaan masyarakat Rohul, tapi juga merupakan potensi wisata religi unggulan Provinsi Riau. Kita berharap ada dukungan penuh dari Gubernur Riau, termasuk dalam pengembangan sarana pendidikan di SMP dan MA Tahfiz yang berada di dalam kawasan tersebut," sebutnya.
Wabup Poti memberikan apresiasi langkah Gubernur Riau H Abdul Wahid yang akan memfasilitasi pertemuan bupati dan wali kota se-Riau dengan kementerian di Jakarta, yang akan dijadwalkan keberangkatannya pada 5 Mei 2025 mendatang.
Pertemuan ini, tujuannya tidak lain untuk memperjuangkan pembiayaan program pembangunan daerahmelalui dana APBN tahun 2026. (adv/Diskominfo)


Lestari



