Hasil Persija vs Arema FC 3-1, Macan Kemayoran Juara III Piala Presiden 2026
Hasil Persija vs Arema FC 3-1, Kamis (6/8/2026) petang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Macan Kemayoran Juara III Piala Presiden 2026, Witan Sulaeman mengaku bangga.
WARTASULUH.COM, BALI - Hasil Persija vs Arema FC 3-1, Kamis (6/8/2026) petang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Macan Kemayoran Juara III Piala Presiden 2026, Witan Sulaeman mengaku bangga.
“Kalau dari saya sebagai pemain, saya sangat bangga dengan tim ini. Kami baru berkumpul belum lama dan juga pemain kami belum lengkap. Yang paling penting adalah semua pemain sehat dan saya juga sangat bangga kepada pemain muda Persija,” ujar Witan, dikutip Wartasuluh.com dari laman Persija, Jumat (7/8/2026).
Bagi Witan Sulaeman, posisi ketiga di Piala Presiden 2026 bukanlah hal yang paling utama.
Gelandang Persija itu justru melihat perkembangan para pemain muda dan semakin kuatnya chemistry tim sebagai pencapaian yang lebih penting menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.
Witan mengaku bangga dengan perjuangan seluruh pemain sepanjang turnamen. Menurutnya, meski waktu persiapan singkat dan skuad belum sepenuhnya lengkap, Persija mampu menunjukkan perkembangan yang positif.
“Mereka tampil sangat luar biasa. Mereka lebih percaya diri dan melakukan segalanya di lapangan. Yang paling penting, semoga ke depannya kami bisa terus berproses, terus membangun chemistry satu sama lain. Semoga nanti pemain kami sudah lengkap semua dan kami bisa fokus menghadapi Liga,” tuturnya.
Persija langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit awal dibunyikan. Namun, organisasi permainan Arema FC yang cukup rapi membuat sejumlah upaya Macan Kemayoran tertahan di lini tengah.
Kebuntuan pecah pada menit ketujuh. Witan Sulaeman berhasil menyelesaikan umpan terobosan Fajar Fathurrahman untuk membawa Persija unggul 1-0. Gol tersebut menjadi torehan pertama Witan sepanjang Piala Presiden 2026.
Tertinggal satu gol membuat Arema FC meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-21, Marcos Vinicius berhasil menerobos lini pertahanan Persija. Namun, Rio Fahmi mampu menggagalkan peluang tersebut sebelum membahayakan gawang Hafizh Rizkianur.
Tekanan Arema FC membuahkan hasil pada menit ke-28. Berawal dari situasi bola mati yang menciptakan kemelut di depan gawang Persija, Salim Akbar Tuharea memanfaatkan bola liar untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Momentum kemudian beralih kepada Arema FC. Pada menit ke-38, Marcos Vinicius kembali lolos dari penjagaan pemain bertahan Persija dan melepaskan tembakan ke arah gawang. Hafizh tampil sigap dengan melakukan penyelamatan untuk menjaga skor tetap imbang.
Dua menit berselang, Arema FC sempat mencetak gol yang berpotensi membalikkan keadaan. Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR) dan menyatakan terjadi handball dalam proses terjadinya gol.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor 1-1 tidak berubah.
Memasuki babak kedua, Macan Kemayoran meningkatkan intensitas serangan dan akhirnya kembali unggul pada menit ke-73. Arlyansyah Abdulmanan sukses menyambar bola muntah hasil tembakan Witan Sulaeman untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Persija kemudian memastikan kemenangan 3-1 pada menit ke-87. Menerima umpan terobosan Witan, Victor Dethan melakukan akselerasi yang tak mampu dihentikan barisan pertahanan Arema sebelum menaklukkan sang kiper. (shd)
Lestari



