Pemprov Riau Raih 6 Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026, Kembangkan Ekonomi dan Keuangan Syariah

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berhasil meraih enam kategori Anugerah Adinata Syariah 2026. Penghargaan ini diberikan kepada provinsi yang dinilai berhasil menunjukkan kepemimpinan, inovasi serta komitmen nyata dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah.

Pemprov Riau Raih 6 Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026, Kembangkan Ekonomi dan Keuangan Syariah
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berhasil meraih enam kategori Anugerah Adinata Syariah 2026. Penghargaan ini diberikan kepada provinsi yang dinilai berhasil menunjukkan kepemimpinan, inovasi serta komitmen nyata dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah. FOTO: Screenshot Youtube CNN Indonesia

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berhasil meraih enam kategori Anugerah Adinata Syariah 2026. Penghargaan ini diberikan kepada provinsi yang dinilai berhasil menunjukkan kepemimpinan, inovasi serta komitmen nyata dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah.

Setiap capaian yang diperoleh telah melewati rangkaian yang objektif, akuntabel dan juga komprehensif dan penilaian itu oleh dewan juri yang terdiri para pakar dan juga profesional dari berbagai bidang. 

Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026 yang diberikan kepada Pemprov Riau diterima Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau yang diselenggarakan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) yang diselenggarakan di Jakarta, Senin (6/7/2026). 

Adapun 6 penghargaan yang diterima Pemprov Riau dalam Anugerah Adinata Syariah 2026 diantaranya peringkat 4 Kategori Sekolah Pelopor Ekonomi Syari'ah, peringkat 5 kategori Inkubasi Bisnis Usaha Syari'ah. 

Selanjutnya, peringkat 2 kategori Inklusi Keuangan Syariah di Lingkungan Pemerintah Daerah, peringkat 1 kategori Nilai Ekspor Halal, pringkat 5 kategori Wakaf, dan peringkat 4 kategori Zakat Infaq dan Sedekah. 

Direktur Eksekutif KNEKS Sholahudin Al Aiyub menyampaikan, Anugerah Adinata Syari'ah ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus  instruman untuk mendorong lahirnya inovasi, kolaborasi dan kepemimpinan daerah dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di daerah.

Dia menyebutkan, penghargaan ini tidak hanya mengukur capaian administratif, tetapi juga menilai dampak nyata terhadap penguatan ekonomi halal, industri keuangan syariah, keuangan sosial syariah literasi dan inklusi, penguatan kelembagaan, serta inovasi kebijakan yang memberi manfaat bagi masyarakat luas 

"Harapan kami Anugerah Adinata Syariah menjadi katalis lahirnya semakin banyak daerah yang mampu menjadi model pembangunan ekonomi syariah di Indonesia," katanya. 

Pada kesempatan tersebut, Sholahudin Al Aiyub menyampaikan apresiasi kepada seluruh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah seluruh dewan juri, para mitra strategis, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Anugerah Adinata Syariah 2026.

Dia berharap Anugerah Adinata Syariah 2026 menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus menghadirkan inovasi dan kemaslahatan yang lebih luas dalam pengembangan ekonomi keuangan syariah. 

"Mari kita jadikan ekonomi dan keuangan syariah bukan hanya sebagai sektor yang tumbuh, tetapi juga sebagai fondasi peradaban ekonomi Indonesia yang berkeadilan inklusif, tangguh dan mampu menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia," tutupnya. (kha)