Leani Ratri Oktila Atlet Para bulutangkis Asal Riau Raih 3 Emas ASEAN Para Games 2025 Thailand, Dapat Support dari Anak
Leani Ratri Oktila atlet Para bulutangkis asal Riau berhasil meraih 3 medali emas untuk kontingen Indonesia di ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand, Minggu (25/1/2026) di Indoor Stadium SPADT Convention Center 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima. Atlet kelahiran Siabu, Bangkinang, Kabupaten Kampar pada 6 Mei 1991 itu mengaku dapat support dari anak.
WARTASULUH.COM, THAILAND - Leani Ratri Oktila atlet Para bulutangkis asal Riau berhasil meraih 3 medali emas untuk kontingen Indonesia di ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand, Minggu (25/1/2026) di Indoor Stadium SPADT Convention Center 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima. Atlet kelahiran Siabu, Bangkinang, Kabupaten Kampar pada 6 Mei 1991 itu mengaku dapat support dari anak.
"Mungkin sekarang jadi ibu semangatnya jadi lebih tinggi justru, apalagi dengar support dari anak mungkin itu yang membuat berbeda dan terharu ya karena anak udah bisa ngerti dan bisa ngomong," ungkap Leani Ratri Oktila yang dijuluki Ratu Para Badminton, dikutip Wartasuluh.com, Senin (26/1/2026).
Emas pertama ia raih pada nomor ganda campuran SL3-SU5 berpasangan dengan Hikmat Ramdani, emas kedua di nomor ganda putri SL4, kemudian di nomor ganda putri SL3-SU5 berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah.
"Alhamdulillah tiga medali emas APG Thailand ini," ujar Leani Ratri Oktila.
ASEAN Para Games 2025 menjadi laga multievent ke-6 yang ia ikuti, ia bersyukur masih bisa mempertahankan medali emas disaat banyaknya pemain muda yang bergabung dan menjadi pelapis para bulutangkis Indonesia.
"Ini kebetulan ASEAN Para Games saya yang ke enam, jadi mungkin tidak ada yang spesial ya. Tapi bersyukurnya bisa mempertahankan medali emas itu dan hingga pertandingan hari ini saya mempersiapkan dengan baik jadi bisa dibilang tidak ada kendala berarti," urai atlet asal Kampar, Riau ini.
Leani Ratri Oktila mampu membagi fokus saat dirinya berlatih dan juga saat menjadi ibu dari anak-anaknya. Dorongan dan komunikasi dengan buah hatinya justru menjadi kunci semangatnya hingga mampu ke titik ini.
Sejauh ini menurutnya, komposisi pemain para bulutangkis Indonesia sudah mulai ada regenerasi dengan baik, ia berharap di semua kelas para bulutangkis akan lahir atlet penerusnya.
"Untuk atlet Indonesia sebenernya kita semua bisa bersaing dengan negara-negara lain seperti tuan rumah Thailand ini, apalagi sekarang kita sudah banyak regenerasi. Dikelas saya sendiri sudah ada pelapisnya sudah ada atlet generasi barunya. Dikelas yang lain juga banyak teman-teman yang bisa bersaing, terbukti sekarang banyak All Indonesian Finals," ujar Leani Ratri Oktila.
Pada usianya yang telah menginjak 34 tahun, Leani Ratri Oktila berharap masih bisa menembus Paralimpiade LA 2028 nanti, ia berpesan agar para atlet muda yang baru bergabung dipelatnas agar dapat giat berlatih dan pantang menyerah.
"Tujuan utama saya nanti kalau masih diberi sehat dan rejeki, saya pengen bisa bermain lagi nanti di Paralimpiade Los Angeles 2028. Dan saya masih berambisi di single walaupun usia bertambah, keinginan bertambah, kemampuan berkurang tapi saya masih mau berusaha dulu," ucap Leani Ratri Oktila.
"Pesan saya buat teman-teman yang baru tetap semangat jangan mudah menyerah, terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang dukungannya luar biasa baik lewat streaming yang komennya terus positif itu menjadi nilai tambah buat kami para atlet. Terima kasih juga kepada pemerintah yang memfasilitasi kami dengan cukup baik," tambah Leani Ratri Oktila. (kha)


Lestari 



