Jelang Timnas Putri Indonesia vs Kaledonia Baru, FIFA Series 2026, Garuda Pertiwi Berebut Posisi Ketiga

Jelang Timnas Putri Indonesia vs Kaledonia Baru, FIFA Series Women 2026, Rabu (15/4/2026) pukul 16.00 WIB di Dragon Solar Park, Ratchaburi, Thailand, Garuda Pertiwi berebut posisi ketiga.

Jelang Timnas Putri Indonesia vs Kaledonia Baru, FIFA Series 2026, Garuda Pertiwi Berebut Posisi Ketiga
Jelang Timnas Putri Indonesia vs Kaledonia Baru, FIFA Series Women 2026, Rabu (15/4/2026) pukul 16.00 WIB di Dragon Solar Park, Ratchaburi, Thailand, Garuda Pertiwi berebut posisi ketiga. FOTO: Timnas Indonesia

WARTASULUH.COM, THAILAND - Jelang Timnas Putri Indonesia vs Kaledonia Baru, FIFA Series Women 2026, Rabu (15/4/2026) pukul 16.00 WIB di Dragon Solar Park, Ratchaburi, Thailand, Garuda Pertiwi berebut posisi ketiga.

Usai kalah telak 1-7 lawan Kongo, Timnas Putri Indonesia asuhan Satoru Mochizuki ini akan berhadapan dengan Kaledonia Baru yang kalah 0-4 saat melawan Thailand.

Kaledonia Baru berada di peringkat FIFA ke-100 dan masih lebih baik dari Timnas Putri Indonesia yang saat ini berada di peringkat ke-105 dunia.

Kemenangan pada laga ini sangat dibutuhkan skuad Garuda Pertiwi untuk membangkitkan kepercayaan diri, walaupun Timnas Putri Indonesia nantinya hanya diperkuat 10 pemain.

Pasalnya, Safira Ika terkena akumulasi kartu merah pada saat menghadapi RD Kongo.

Sejak awal laga, RD Kongo tampil dominan dan terus menekan lini pertahanan Indonesia.

Pada babak pertama, Garuda Pertiwi sudah tertinggal tiga gol. RD Kongo membuka keunggulan melalui Marveille Kanjinga pada menit ke-23, diikuti Flavine Mawete enam menit berselang, serta tambahan gol dari Yav Kasaj pada masa injury time.

Indonesia sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Claudia Scheunemann melalui titik penalti, setelah terjadi pelanggaran di dalam kotak terlarang.

Situasi semakin sulit bagi Indonesia setelah harus bermain dengan 10 orang. Kapten tim, Safira Ika, menerima kartu merah menjelang akhir babak pertama.

Memasuki paruh kedua, RD Kongo tetap menunjukkan kontrol permainan. Tekanan demi tekanan membuat lini belakang Indonesia bekerja keras, sementara penjaga gawang Iris de Rouw beberapa kali melakukan penyelamatan penting.

RD Kongo menambah keunggulan melalui gol Olga Massombo di awal babak kedua. Serangan cepat dari sisi sayap tidak mampu diantisipasi dengan baik oleh pertahanan Indonesia.

Marveille Kanjinga kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-59, disusul gol kedua Flavine Mawete pada menit ke-74 yang semakin memperlebar selisih gol. (shd)