Hasil Babak I Timnas Indonesia vs Oman 2-0, FIFA Matchday 2026, Calon Pengantin Justin Hubner Jebol Gawang Al-Ahmar
Hasil Babak I Timnas Indonesia vs Oman 2-0, FIFA Matchday 2026 atau Garuda Championship Series Juni 2026, Jumat (5/6/2026) pukul 20.00 WIB di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, calon pengantin Justin Hubner jebol gawang Al-Ahmar.
WARTASULUH.COM, JAKARTA - Hasil Babak I Timnas Indonesia vs Oman 2-0, FIFA Matchday 2026 atau Garuda Championship Series Juni 2026, Jumat (5/6/2026) pukul 20.00 WIB di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, calon pengantin Justin Hubner jebol gawang Al-Ahmar.
Sejak awal pertandingan, pemain Timnas Indonesia mencoba menekan pertahanan Oman, namun belum membuahkan gol.
Pada menit ke-9, skuad Garuda nyaris menjebol gawang Al-Ahmar, namun berhasil ditepis kiper Oman.
Pada menit ke-12, Ole Romeny dilanggar pemain Oman, sehingga Timnas Indonesia mendapat tendangan bebas.
Tendangan bebas itu dieksekusi dengan baik oleh Nathan Tjoe-A-On dan berhasil disundul Justin Hubner ke gawang Oman, sehingga skor berubah jadi 1-0 untuk Timnas Indonesia pada menit ke-13.
Calon pengantin Justin Hubner dikabarkan akan menikahi Jennifer Coppen, pada 12 Juni 2026 di Sanur, Bali.
Pada menit ke-27, Ole Romeny yang mendapat bola langsung menggiring dan dilesakkan ke gawang Oman, sehingga skor berubah jadi 2-0 untuk Timnas Indonesia.
Pada menit ke-37, Justin Hubner mentekel pemain Oman, sehingga wasit memberikan hadiah penalti untuk Oman.
Kapten Oman, Nasser Sultan yang melakukan eksekusi ke gawang Timnas Indonesia, ternyata bolanya berhasil ditepis kiper Emil Audero, sehingga gagal menjebol gawang Garuda.
Hingga berakhirnya Babak I, skor 2-0 untuk kemenangan sementara Timnas Indonesia tak berubah.
Saat ini, Indonesia berada di posisi ke-122 ranking FIFA, sedangkan Oman berada di posisi ke-79, sehingga laga ini seakan jadi jalan terjal bagi skuad Garuda di ajang internasional.
Oleh karena itu, kepala pelatih Timnas Indonesia, John Herdman berharap para pemain mampu menunjukkan identitas permainan Indonesia sekaligus beradaptasi dengan cepat terhadap berbagai situasi yang muncul selama pertandingan.
“Oman adalah tim berpengalaman yang memahami cara memenangkan pertandingan di konfederasi ini. Bagi kami, tantangannya adalah belajar bagaimana meraih kemenangan melawan tim dengan kualitas seperti mereka,” ungkap John Herdman.
Meski menghormati kualitas lawan, John Herdman menegaskan fokus utama tim tetap pada pengembangan permainan sendiri.
John Herdman menilai laga tersebut menjadi kesempatan berharga bagi skuad Garuda untuk mengukur perkembangan sekaligus meningkatkan mentalitas kompetitif menghadapi lawan-lawan kuat di kawasan Asia.
“Kami memahami bahwa Oman merupakan tim Pot 2 di AFC, sementara kami memulai perjalanan dari Pot 4. Kami juga tahu posisi mereka dalam peringkat,” kata John Herdman.
Terkait komposisi pemain, Herdman memilih mempertahankan sebagian besar pemain yang sebelumnya tampil pada pemusatan latihan Maret lalu.
Langkah tersebut diambil untuk menjaga kesinambungan program serta memperkuat chemistry antar pemain Timnas Indonesia.
“Kami juga bisa kembali menjalankan struktur permainan yang sudah dibangun, meninjau beberapa hal yang berjalan baik saat menghadapi Bulgaria untuk dipertahankan, sekaligus memperbaiki beberapa kekurangan yang kami temukan dari pertandingan tersebut,” ungkap John Herdman.
“Saya berusaha menjaga komposisi tim ini tetap konsisten karena kami perlu membangun kontinuitas, rasa kebersamaan, dan chemistry. Para pemain mulai menemukan ritme karena mereka terus bermain bersama dengan rekan-rekan yang sama,” tambah John Herdman.
Meski tidak banyak melakukan eksperimen, John Herdman tetap memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain yang tampil impresif pada agenda sebelumnya untuk bersaing memperebutkan tempat di skuad utama menuju kompetisi AFC mendatang.
John Herdman, memastikan seluruh pemain menunjukkan komitmen tinggi setelah bergabung dalam pemusatan latihan.
Menurutnya, pertemuan tim yang digelar pada awal pemusatan latihan menjadi momentum penting untuk menyamakan visi dan tujuan seluruh anggota skuad.
“Ini adalah periode yang cukup sulit bagi para pemain karena mereka baru saja menjalani musim yang panjang. Yang terpenting adalah memastikan semua pemain memiliki komitmen terhadap tujuan kami berada di sini, yaitu mempersiapkan tim untuk target AFC dan tetap menjaga fokus pada ambisi lolos ke Piala Dunia,” ujar John Herdman.
Pelatih asal Inggris tersebut menilai para pemain langsung menunjukkan respons positif sejak sesi latihan pertama.
Intensitas latihan berjalan sesuai harapan dan tim mampu kembali menjalankan struktur permainan yang telah dibangun pada agenda sebelumnya.
“Kami melihat itu dalam latihan. Intensitas mereka sangat baik dan mereka langsung kembali ke ritme tim. Kami juga dapat mengulang hal-hal yang berjalan baik pada pertandingan sebelumnya serta memperbaiki beberapa kekurangan yang kami temukan,” tambah John Herdman. (shd)
Lestari



