Bank Jatah Indonesia dan SDN 26 Pekanbaru Perkuat Kolaborasi melalui Program Tabungan Minyak Jelantah
WARTASULUH.COM, PEKANBARU — Bank Jatah Indonesia melaksanakan pertemuan dan sosialisasi perdana bersama perwakilan wali murid SDN 26 Pekanbaru, Jumat (2/10/2026). Kegiatan itu dalam rangka memperkenalkan sekaligus membahas teknis pelaksanaan Program Tabungan Minyak Jelantah di lingkungan sekolah.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruangan ANBK SDN 26 Pekanbaru tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Pertemuan ini didampingi langsung Kepala SDN 26 Pekanbaru, Artati SPd bersama perwakilan wali murid dan tim Bank Jatah Indonesia.
Dir kemitraan dan Marketing Bank Jatah Indonesia, Zainal Abidin menyampaikan konsep pengelolaan minyak jelantah agar tidak dibuang sembarangan dan dapat dikumpulkan untuk memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan. "Minyak jelantah jangan dijadikan limbah tak berguna. Sesungguhnya minyak jelantah memiliki nilai ekonomis," ujar Zainal Abidin.
Sosialisasi juga menjadi ruang diskusi bersama wali murid mengenai mekanisme pengumpulan, pencatatan tabungan, jadwal penyetoran, serta teknis pelaksanaan program di masing-masing kelas.Program ini menempatkan wali murid/orang tua siswa sebagai pihak yang membawa minyak jelantah dari rumah untuk dikumpulkan melalui program sekolah.
Dengan demikian, kegiatan tidak hanya menjadi upaya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga mendorong keterlibatan keluarga dalam membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.
Pertemuan perdana ini sekaligus menjadi langkah awal menuju pelaksanaan Program Pengumpulan Minyak Jelantah di SDN 26 Pekanbaru. Kolaborasi antara sekolah, wali murid, dan Bank Jatah Indonesia diharapkan dapat membangun budaya peduli lingkungan sejak dari rumah dan sekolah.
“Langkah kecil dari rumah, dampak besar untuk lingkungan dan masa depan anak-anak kita.”
Melalui program ini, jelantah yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah dapat dikumpulkan, dikelola, dan memiliki nilai ekonomi, sekaligus menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan. (Rls)



Lestari



