5 Hal yang Sebaiknya Dihindari di Pagi Hari Menurut Spesialis Jantung

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari di Pagi Hari Menurut Spesialis Jantung
yang Sebaiknya Dihindari di Pagi Hari Menurut Spesialis Jantung, Foto: IDN Times

WARTASULUH.COM- Jam-jam awal hari merupakan waktu ketika jantung sedang sibuk-sibuknya. Tubuh menjalani siklus bangun harian yang ditandai dengan meningkatnya kadar kortisol dan tekanan darah, sementara variabilitas detak jantung menurun ketika tubuh beralih dari kondisi istirahat ke mode aktif.

Dikutip dari laman CNBC Make it, spesialis jantung dr Sanjay Bhoraj mengatakan, penelitian menunjukkan bahwa kejadian kardovaskular cenderung memuncak pada beberapa jam pertama setelah bangun tidur.

Salah satu analisis juga menunjukkanadanya peningkatan kejadian serangan jantung dan kematian jantung mendadak di pagi hari. Dengan demikian, penting untuk memerhatikan apa yang dikonsumsi dan dilakukan di pagi hari.

"Setelah lebih dari 20 tahun sebagai ahli jantung, ada beberapa hal yang tidak akan saya lakukan sebelum jam 9 pagi," katanya.

Berikut hal-hal yang dihindari oleh spesialis jantung ini di pagi hari:

1. Minum Kopi Manis

Satu porsi besar latte dengan berbagai rasa bisa mengandung 30-50 gram gula. Lonjakan kadar gula darah yang cepat dapat meningkatkan kadar insulin dan bisa menyebabkan stres metabolik seiring waktu.

"Anda mungkin akan merasa lapar lagi dalam satu jam," katanya.

2. Makan Pastry

Mengonsumsi pastry saat sarapan, terutama ketika perut masih kosong, kurang baik bagi tubuh. Croissant hingga muffin umumnya mengandung karbohidrat olahan serta lemak jenuh, tetapi rendah serat dan protein yang dapat membantu memperlambat proses pencernaan.

Akibatnya, kadar gula darah dapat meningkat dengan cepat, kemudian turun kembali dalam waktu singkat.

"Jantung Anda tidak membutuhkan fluktuasi pada pukul 7:15 pagi," katanya.

3. Makan Daging Olahan

Daging seperti bacon, sosis, dan ham sering kali tinggi sodium dan lemak jenuh, serta mengandung pengawet seperti nitrat yang telah dikaitkan dengan risiko kardiovaskular jika dikonsumsi secara teratur.

"Sesekali tidak masalah. Masalahnya adalah jika Anda memakannya setiap pagi," tambahnya.

4. Minum Minuman Energi

Minuman energi sering kali mengandung kafein dan gula, serta stimulan lain yang bisa memberi tekanan ekstra pada sistem kardiovaskular. Menurut dr Sanjay, minuman ini bisa meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah.

Pada beberapa orang, minuman energi juga dapat memicu aritmia, terutama setelah bangun tidur, saat tubuh secara alami bersiap untuk beraktivitas sepanjang hari.

5. Tidak Sarapan, Terutama Disertai Stres

Tidak sarapan sebenarnya tidak selalu berarti tidak sehat. Jika seseorang memang sengaja menjalani puasa, tetap memenuhi kebutuhan cairan, melakukan aktivitas ringan, dan memulai hari dengan tenang, hal tersebut berbeda.

Tapi, banyak orang yang sebenarnya tidak berpuasa, tetapi tidak menyempatkan diri untuk sarapan. dr Sanjay mengatakan, banyak pasiennya yang hanya mengandalkan adrenalin, minum kopi saat perut kosong, hingga minum obat tanpa makan. Pada pukul 10 pagi, sistem saraf sudah terlalu terstimulasi dan kadar gula darah berfluktuasi secara drastis.

"Seiring bertambahnya usia, tubuh menjadi sedikit kurang toleran terhadap perubahan-perubahan tersebut. Rutinitas pagi yang mencakup hidrasi, nutrisi, dan beberapa saat untuk bersantai memulai hari dapat membantu sistem tubuh berfungsi sebagaimana mestinya," katanya.