Laskar Belia Siak vs PHR Duri dan Kampar Darul FA vs Tunas Negri, Semifinal Piala Gubernur Riau 2025 Digelar Hari Ini
Laga Laskar Belia Siak vs PHR Duri dan Kampar Darul FA vs Tunas Negri, Semifinal Piala Gubernur Riau 2025 digelar hari ini, Jumat (29/8/2025) di Stadion Utama Riau.

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Laga Laskar Belia Siak vs PHR Duri dan Kampar Darul FA vs Tunas Negri, Semifinal Piala Gubernur Riau 2025 digelar hari ini, Jumat (29/8/2025) di Stadion Utama Riau.
Empat SSB itu lolos ke babak Semifinal Piala Gubernur Riau 2025 usai menjalani laga pada Kamis (28/8/2025) di Stadion Utama Riau.
SSB Laskar Belia Siak menang atas RSC 1-0, SSB Kampar Darul FA berhasil mengalahkan Duri Galaxi 3-0, SSB PHR Duri menang atas Rumbai FC 4-0, dan SSB Tunas Negri mengalahkan Madina FC dengan skor 2-1.
“Alhamdulillah kami bisa lolos ke babak semifinal, selanjutnya anak-anak Laskar Belia Siak bertekat untuk meraih satu tiket final. Tim yang akan kami hadapi cukup kuat, tapi kami bertekat untuk bisa tampil maksimal meraih tiket final,” ujar pelatih Laskar Belia, Sunardi, Jumat (29/8/2025).
Hal yang sama juga disampaikan pelatih Tinas Negri, Bento, yang baru saja menjadi juara piala Suratin U-17. Kemenangan yang diraih timnya tidak lain dari kerja keras anak-anak tunas Negri.
“Tiket semifinal sudah berhasil kami raih, tinggal satu tiket ke final. Mudah-mudahan kalau anak-anak main konsisten seperti main tadi, Insya Allah bisa lolos final,” harap Bento.
Panitia pelaksana turnamen Piala Gubernur Riau, Agus Hermansyah, mengatakan, jadwal final langsung dilaksanakan pada Jumat (29/8/2025) sore karena penyerahan piala akan dilaksanakan bersamaan dengan acara gala diner Trofeo tiga negara, pada Jumat malam.
“Penyerahan hadiah nanti bersamaan dengan acara gala diner bersama timnas legen dari Indonesia, Malaysia dan Singapura. Pak Gubernur yang akan menyerahkan langsung piala di Hotel Aryaduta Pekanbaru,” ujar Agus.
Turnamen sepakbola Piala Gubernur Riau ini diikuti sebanyak 16 tim SSB se Riau, sebagai bentuk kependulian Gubernur dalam pembinaan sepak bola di usia muda. Melalui turnamen ini diharapkan anak-anak muda yang berusia 18 tahun terus bisa berolahraga terutama sepak bola. (kha)