Hasil Persiraja vs PSPS Pekanbaru 4-2, Askar Bertuah Terhenti di Posisi 8 Klasemen Grup Barat, Tunggu Putaran 3 Pegadaian Championship 2025-2026

Hasil Persiraja vs PSPS Pekanbaru 4-2, Askar Bertuah terhenti di Posisi 8 Klasemen Grup Barat Pegadaian Championship 2025-2026 atau Liga 2 Musim 2025-2026, Sabtu (31/1/2026) pukul 20.30 WIB di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh.

Hasil Persiraja vs PSPS Pekanbaru 4-2, Askar Bertuah Terhenti di Posisi 8 Klasemen Grup Barat, Tunggu Putaran 3 Pegadaian Championship 2025-2026
Hasil Persiraja vs PSPS Pekanbaru 4-2, Askar Bertuah terhenti di Posisi 8 Klasemen Grup Barat Pegadaian Championship 2025-2026 atau Liga 2 Musim 2025-2026, Sabtu (31/1/2026) pukul 20.30 WIB di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh. FOTO: PSPS Pekanbaru

WARTASULUH.COM, BANDA ACEH - Hasil Persiraja vs PSPS Pekanbaru 4-2, Askar Bertuah terhenti di Posisi 8 Klasemen Grup Barat Pegadaian Championship 2025-2026 atau Liga 2 Musim 2025-2026, Sabtu (31/1/2026) pukul 20.30 WIB di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh.

PSPS Pekanbaru gagal menutup Round Robin ke-2 (kedua) Pegadaian Championship 2025-2026 dengan kemenangan.

Selanjutnya, pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso harus benar-benar mengasah skuad Askar Bertuah agar bisa menunjukkan "Tuah" dalam 9 pertandingan di Round Robin ke-3 (ketiga) yang akan ditentukan selanjutnya.

“Putaran ketiga nanti kami harus kerja keras lagi. Posisi kami juga masih di bawah dan persaingan poinnya sangat tipis. Tidak ada celah lain, kami harus kerja keras,” ujar Aji Santoso, Minggu (1/2/2026).

Aji Santoso menyatakan tim pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk menghadapi putaran ketiga.

"Terutama, pembenahan lini pertahanan, pemanfaatan maksimal laga kandang, serta menjaga momentum kemenangan beruntun menjadi fokus utama," kata Aji Santoso.

Dalam laga kemarin malam, empat gol kemenangan Persiraja Banda Aceh disarangkan Connor dalam penalti pada menit ke-26, Omid Popalzay pada menit ke-65 dan ke-78, serta Jechson pada menit 90+2. Sedangkan dua gol PSPS Pekanbaru disarangkan Asir Asiz pada menit ke-79 dan ke-90.

Aji Santoso, menilai ada sejumlah keputusan wasit yang menurutnya janggal, khususnya terkait situasi penalti.

“Pertama saya ucapkan selamat Persiraja menang. Hanya saja di jalannya pertandingan tadi ada beberapa dan sedikit keganjilan, di mana penalti tadi diulang dan yang kedua lebih lucu lagi,” ujar Aji Santoso usai pertandingan.

Ia menyoroti momen ketika penalti Persiraja dieksekusi dalam situasi yang menurutnya tidak lazim.

“Di mana-mana kalau ada tendangan penalti, wasit meniup peluit dalam kondisi wasitnya berhenti. Tadi wasitnya kan nggak berhenti, wasitnya jalan ke kiper. Feeling saya mau ngasih tahu kiper, tapi sama pemain ditendang dan disahkan,” katanya.

Aji menambahkan, sepanjang pengalamannya di sepak bola, prosedur tersebut jarang terjadi.

“Selama saya bermain bola puluhan tahun, kalau namanya penalti kick itu wasit harus berhenti, peluit, dan nggak berjalan. Tapi yang jelas ya itu, seharusnya saya bingung. Kalau tadi nggak masuk pasti diulang lagi. Tapi ya okelah tidak merubah keadaan dan saya ucapkan selamat buat Persiraja karena dia juga tampil bagus,” jelasnya.

Pegadaian Championship 2025-2026 dibagi atas dua grup yaitu Grup Barat dan Grup Timur. 

PSPS Pekanbaru tergabung dalam Grup Barat bersama Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, Sriwijaya FC, Sumsel United, Adhyaksa FC, Persikad Depok, FC Bekasi City, Garudayaksa, dan Persekat Tegal.

Sedangkan Grup Timur terdiri dari Persipura Jayapura, Kendal Tornado, PSS Sleman, PSIS Semarang, Persiku Kudus, Persela Lamongan, Deltras FC, Barito Putera, Persiba Balikpapan dan Persipal Palu.

Pemuncak setiap grup Pegadaian Championship 2025-2026, akan promosi dan dipertemukan untuk mencari juaranya. 

Runner-up grupnya juga bersaing untuk memperebutkan tiket terakhir promosi ke Super League. 

Posisi akhir grup, peringkat 10 langsung degradasi, sedangkan peringkat 9 akan play-off untuk menghindari degradasi. (shd)