Kualitas Udara Pekanbaru 9 September 2026 Tidak Sehat, 150 Titik Panas Menyala di Riau

Kualitas Udara Pekanbaru 9 September 2026 Tidak Sehat hingga pukul 08.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat (PM2.5) 132,6 µg/m3. Sebanyak 150 titik panas (hotspot) menyala di Provinsi Riau, terbanyak di Kabupaten Indragiri Hulu 66 titik panas, berdasarkan Update Info Hotspot Riau BMKG pada 8 September 2026 pukul 23.00 WIB.

Kualitas Udara Pekanbaru 9 September 2026 Tidak Sehat, 150 Titik Panas Menyala di Riau
Kualitas Udara Pekanbaru 9 September 2026 Tidak Sehat hingga pukul 08.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat (PM2.5) 132,6 µg/m3. Sebanyak 150 titik panas (hotspot) menyala di Provinsi Riau, terbanyak di Kabupaten Indragiri Hulu 66 titik panas, berdasarkan Update Info Hotspot Riau BMKG pada 8 September 2026 pukul 23.00 WIB. GRAFIS: BMKG

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Kualitas Udara Pekanbaru 9 September 2026 Tidak Sehat hingga pukul 08.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat (PM2.5) 132,6 µg/m3. Sebanyak 150 titik panas (hotspot) menyala di Provinsi Riau, terbanyak di Kabupaten Indragiri Hulu 66 titik panas, berdasarkan Update Info Hotspot Riau BMKG pada 8 September 2026 pukul 23.00 WIB.

Dikutip Wartasuluh.com dari laman Bmkg.go.id, Rabu (9/9/2026), Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat sejak pukul 00.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat 116,6 µg/m³, pukul 01.00 WIB sebesar 139 µg/m³, pukul 02.00 WIB sebesar 124,7 µg/m3, pukul 03.00 WIB sebesar 129,6 µg/m3, pukul 04.00 WIB sebesar 97,3 dan pukul 05.00 WIB sebesar 105,4 µg/m3, pukul 06.00 WIB sebesar 84,8 µg/m3, pukul 07.00 WIB sebesar 87,5 µg/m3, dan pukul 08.00 WIB sebesar 132,6 µg/m3.

Particulate Matter (PM2.5) adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2,5 µm (mikrometer).

Pengukuran konsentrasi PM2.5 menggunakan metode penyinaran sinar beta (Beta Attenuation Monitoring) dengan satuan mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Sementara itu, Prakirawan BMKG Pekanbaru  Ranti Kurniati, mengatakan, terdapat 150 titik panas berdasarkan Update Info Hotspot Riau BMKG pada 8 September 2026 pukul 23.00 WIB, yang tersebar di Kabupaten Indragiri Hulu 66 titik panas, Bengkalis 26 titik panas, Indragiri Hilir 17 titik panas, Siak 10 titik panas, Kota Dumai 9 titik panas, Pelalawan 8 titik panas, Kuantan Singingi 7 titik panas, Kampar 3 titik panas, Rokan Hilir 2 titik panas, Kepulauan Meranti dan Rokan Hulu masing-masing 1 titik panas.

"Total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera 1.607 titik panas yang tersebar di Provinsi Sumatera Selatan 1.038 titik panas, Riau 150 titik panas, Jambi 135 titik panas, Kepulauan Bangka Belitung 85 titik panas, Lampung 73 titik panas, Kepulauan Riau 57 titik panas, Sumatera Barat 40 titik panas, Aceh 13 titik panas, Sumatera Utara 10 titik panas, dan Bengkulu 6 titik panas," ungkap Ranti Kurniati, Rabu (9/9/2026). (shd)