Disdik Riau Bebaskan Biaya, 11 Ribu Ijazah Tunggu Pemilik di Sekolah
WARTASULUH.COM, PEKANBARU — Sebanyak 11.856 ijazah lulusan SMA/SMK Negeri di Provinsi Riau mengendap di sekolah dan belum diambil pemiliknya. Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau pun mengimbau para alumni untuk segera mengambil dokumen vital tersebut tanpa dipungut biaya sepeser pun.
"Kami minta siswa yang belum mengambil ijazah segera datang ke sekolah masing-masing. Pengambilannya gratis, tidak ada pemungutan biaya alias nol rupiah," tegas Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, Selasa (28/7/2026).
Berdasarkan data yang berawal dari temuan Ombudsman Perwakilan Riau, ribuan ijazah yang belum terambil ini merupakan dokumen kelulusan tahun 2023 ke bawah. Secara rinci, tumpukan ijazah tersebut terdiri atas 5.635 ijazah SMAN dan 6.221 ijazah SMKN yang tersebar di kabupaten/kota di Riau.
Erisman menyayangkan banyaknya ijazah yang dibiarkan menumpuk di sekolah. Padahal, ijazah merupakan bukti otentik rekam jejak pendidikan yang sangat krusial, baik untuk melanjutkan studi, melamar pekerjaan, maupun persyaratan administrasi lainnya.
Isu penahanan ijazah di sekolah acap kali dipicu oleh kekhawatiran alumni atau orang tua siswa terkait tunggakan biaya pendidikan. Namun, Disdik Riau menegaskan tidak boleh ada praktik penahanan dokumen formal tersebut, terutama di sekolah negeri.
Erisman memastikan pihak sekolah dilarang keras menahan ijazah dengan alasan apa pun. Jika alumni menghadapi kendala atau indikasi pungutan liar (pungli) saat hendak mengambil ijazah, Disdik Riau membuka jalur pengaduan langsung.
"Jika ada kendala di lapangan, alumni bisa langsung menghubungi Disdik Riau melalui Penanggung Jawab (PIC) di Bidang SMA dan SMK," pungkasnya. (Rik)
Lestari



