Bupati Rohil Bistamam Siapkan Lahan 26 Hektare untuk Sekolah Terintegrasi

Bupati Rokan Hilir (Rohil), H. Bistamam siapkan lahan 26 hektare (ha) untuk rencana pembangunan Sekolah Terintegrasi, dengan mengajak tim Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, untuk meninjau lokasi pada Selasa (12/5/2026).

Bupati Rohil Bistamam Siapkan Lahan 26 Hektare untuk Sekolah Terintegrasi
Bupati Rokan Hilir (Rohil), H. Bistamam siapkan lahan 26 hektare (ha) untuk rencana pembangunan Sekolah Terintegrasi, dengan mengajak tim Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, untuk meninjau lokasi pada Selasa (12/5/2026). FOTO: Diskominfotiks Rohil

WARTASULUH.COM, ROKAN HILIR - Bupati Rokan Hilir (Rohil), H. Bistamam siapkan lahan 26 hektare (ha) untuk rencana pembangunan Sekolah Terintegrasi, dengan mengajak tim Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, untuk meninjau lokasi pada Selasa (12/5/2026).

Kegiatan diawali dengan rapat koordinasi terbatas di Mes Pemda Rohil, Jalan Perwira, guna membahas visi strategis pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di "Negeri Seribu Kubah". 

Usai rapat, Bupati yang didampingi Wakil Bupati Jhony Charles membawa rombongan pusat menuju kawasan Komplek Perkantoran Batu 6, tepat di samping Kantor Bupati Rohil, untuk memastikan kesiapan lahan. 

Bupati H. Bistamam menegaskan bahwa Pemkab Rohil berkomitmen penuh dalam menyediakan infrastruktur pendukung, terutama terkait legalitas dan ketersediaan lahan strategis. 

"Kami telah menyiapkan lahan seluas 26 hektar di kawasan Batu 6 khusus untuk pembangunan Sekolah Terintegrasi ini. Kami bergerak cepat agar sinergi dengan pemerintah pusat segera terealisasi. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak kita di Rokan Hilir," tegas H. Bistamam di lokasi peninjauan. 

Sekolah Terintegrasi ini nantinya diproyeksikan menggabungkan berbagai jenjang pendidikan dalam satu kawasan terpadu. 

Selain mempermudah akses bagi siswa, sistem ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem belajar yang lebih efisien, kompetitif, dan berstandar nasional, sekaligus menjadi ikon pendidikan baru di Rokan Hilir. 

Sementara itu, perwakilan Kemendikdasmen RI, Dr. Djohan Achmadi, M. Ed, memberikan apresiasi atas kesigapan Pemkab Rohil. Menurutnya, konsep sekolah terintegrasi akan menjadi solusi efektif dalam memeratakan standar kualitas pendidikan di daerah. 

"Kehadiran kami di sini untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan. Dengan lahan seluas ini dan dukungan penuh dari kepala daerah, kami optimis proyek ini akan menjadi pilot project sekolah modern yang mampu melahirkan generasi unggul," ujar Dr. Djohan. 

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Kemendikdasmen turut didampingi oleh Didi Yuda Wiranata dan Rahmat Hakiki (Politeknik Negeri Sriwijaya), serta Safwan Mahendra (BPMP Riau). 

Keseriusan proyek ini juga terlihat dari hadirnya jajaran pejabat teras Pemkab Rohil, mulai dari Sekda Rohil Fauzi Erfizal, para Asisten, hingga Kepala OPD lintas sektoral seperti Dinas Pendidikan, Dinas PUTR, BPKAD, Baperida, DLH, Diskominfotiks, hingga Kakan Pertanahan dan Camat Bangko. (jhony)