Arus Mudik Di Riau Diprediksi Mulai 13 Maret 2026, Puncaknya 17 Maret

Arus Mudik Di Riau Diprediksi Mulai 13 Maret 2026, Puncaknya 17 Maret
Arus Mudik Di Riau Diprediksi Mulai 13 Maret 2026, Foto: Kabar Jawa Barat

WARTASULUH.COM- Dinas Perhubungan (Dishub) Riau memprakirakan fase arus mudik dimulai pada 13 sampai 20 Maret 2026, seiring dimulainya rangkaian libur panjang Idulfitri yang juga bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi.

"Puncaknya kemungkinan Selasa malam 17 Maret atau Rabu pagi, mengingat libur panjang sudah dimulai sejak hari libur Nyepi,” kata Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Riau, Onki Hertawan di Pekanbaru, Senin (09/03/2025).

Sementara itu, fase arus balik diprediksi dimulai pada 23 hingga 29 Maret 2026. Kepadatan kendaraan diperkirakan memuncak pada Senin dan Selasa, 23–24 Maret 2026, ketika masyarakat mulai kembali ke daerah tempat bekerja atau beraktivitas.

Dishub memastikan kelayakan kendaraan melalui pemeriksaan berkala untuk mendukung kelancaran mudik.

“Kami memastikan kelayakan kendaraan angkutan umum melalui pemeriksaan berkala agar seluruh armada yang beroperasi benar-benar aman dan layak jalan,” ujar Onki.

Selain itu, peningkatan pelayanan juga dilakukan di berbagai fasilitas transportasi seperti terminal, pelabuhan, dan bandara. Perbaikan layanan mencakup penyediaan ruang tunggu yang lebih nyaman serta fasilitas tempat ibadah yang layak bagi para penumpang.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode Lebaran, Dishub Riau menyiapkan 28.380 armada transportasi darat. Selain itu tersedia 5 kapal penyeberangan jenis Ro-Ro, 12 maskapai penerbangan, serta 10 kapal laut yang siap melayani perjalanan penumpang.

Di sisi lain, pemerintah juga akan menerapkan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang selama periode tertentu. Pembatasan ini berlaku bagi kendaraan dengan tiga sumbu atau lebih, termasuk kereta tempel dan gandengan, guna mengurangi kepadatan lalu lintas.

Onki juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. Ia mengingatkan agar pengendara mematuhi aturan lalu lintas serta memastikan kondisi kendaraan sebelum berangkat.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan keselamatan, mematuhi rambu dan marka jalan, tidak membawa barang berlebihan, serta membawa kelengkapan surat kendaraan. Jika merasa lelah, sebaiknya beristirahat karena itu berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain,” tuturnya.