Agus Prayogo Atlet Lari Jarak Jauh Nasional Indonesia Finish 15 Menit 41 Detik, Tembus Season Best Merdeka Run 2026

Agus Prayogo atlet lari jarak jauh nasional Indonesia finish di Merdeka Run 2026 dalam waktu 15 menit 41 detik pada nomor 5 kilometer, Sabtu (29/8/2026). Bagi Agus, pencapaian tersebut terasa spesial karena Merdeka Run menjadi pengalaman yang membuatnya kembali merasakan atmosfer kompetisi bersama pelari-pelari muda.

Agus Prayogo Atlet Lari Jarak Jauh Nasional Indonesia Finish 15 Menit 41 Detik, Tembus Season Best Merdeka Run 2026
Agus Prayogo atlet lari jarak jauh nasional Indonesia finish di Merdeka Run 2026 dalam waktu 15 menit 41 detik pada nomor 5 kilometer, Sabtu (29/8/2026). Bagi Agus, pencapaian tersebut terasa spesial karena Merdeka Run menjadi pengalaman yang membuatnya kembali merasakan atmosfer kompetisi bersama pelari-pelari muda. FOTO: Kemenpora

WARTASULUH.COM, JAKARTA - Agus Prayogo atlet lari jarak jauh nasional Indonesia finish di Merdeka Run 2026 dalam waktu 15 menit 41 detik pada nomor 5 kilometer, Sabtu (29/8/2026). Bagi Agus, pencapaian tersebut terasa spesial karena Merdeka Run menjadi pengalaman yang membuatnya kembali merasakan atmosfer kompetisi bersama pelari-pelari muda.

“Sebenarnya ini event pertama saya. Saya senang banget, dalam artian ternyata di usia master ini masih bisa berkompetisi dengan atlet muda seperti Rizky Martin Simbolon, Roby Syanturi, dan Pandu,” kata Agus Prayogo, dikutip Wartasuluh.com dari Kemenpora.go.id, Minggu (30/8/2026).

Menurut Agus, kondisi lintasan menjadi salah satu faktor yang membuat perlombaan terasa menyenangkan. Lintasan yang cenderung datar membuat pelari lebih nyaman menjaga kecepatan. Selain itu, suasana sepanjang rute turut memberikan energi tambahan.

Jalur yang steril dari kendaraan serta dukungan penonton melalui cheering membuat adrenalin Agus semakin terpacu.

“Track-nya lebih cenderung flat, kemudian rutenya steril. Cheering di sepanjang jalan itu luar biasa. Sehingga dari situ adrenalin meningkat,” ujarnya.

Agus mengatakan pencapaian tersebut tidak lepas dari persiapan yang dilakukan sebelum perlombaan. Sebagai pelari, ia rutin menjalani latihan untuk menjaga kondisi dan performanya.

“Kalau persiapan memang kita sebagai atlet rutin berlatih. Kalau target, hari ini justru season best saya di 5K. Tadi sempat lari 15 menit 41 detik dan itu luar biasa buat saya,” tuturnya.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa semangat berkompetisi tidak mengenal usia. Dengan latihan yang konsisten, pelari kategori master tetap mampu menunjukkan performa terbaik dan bersaing dengan generasi yang lebih muda. (kha)