Wajah Mulai Berubah? Bisa Jadi Tanda-tanda Tubuh Kekurangan Kolagen

Wajah Mulai Berubah? Bisa Jadi Tanda-tanda Tubuh Kekurangan Kolagen
Gaya Hidup yang Memicu Kekurangan Kolagen, Foto: Beauty Jurnal

WARTASULUH.COM- Perubahan kecil pada kulit wajah sering kali dianggap sepele. Jerawat yang makin sering muncul, pori-pori tampak membesar, hingga wajah terlihat kusam biasanya dianggap akibat kurang tidur atau salah pilih skincare.

Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi sinyal bahwa tubuh mulai kekurangan kolagen. Protein penting ini berperan besar dalam menjaga struktur, elastisitas, dan regenerasi kulit. Saat produksinya mulai menurun, tanda-tandanya kerap muncul perlahan di wajah tanpa disadari.

Adapun penurunan kolagen bisa terjadi secara alami seiring bertambahnya usia, namun juga dipercepat oleh gaya hidup seperti kurang tidur, paparan sinar matahari berlebih, merokok, hingga pola makan yang kurang bernutrisi. Agar tidak terlambat menyadarinya, berikut sejumlah tanda kekurangan kolagen yang bisa terlihat jelas dari kondisi kulit wajah.

1. Kulit Lebih Rentan Berjerawat

Kulit yang mudah berjerawat bisa menjadi tanda awal berkurangnya kolagen. Mengutip Wolipop, saat kadar kolagen menurun, fungsi skin barrier melemah sehingga kulit lebih rentan terhadap iritasi, bakteri, dan peradangan.

Akibatnya, jerawat lebih mudah muncul meski perawatan kulit sudah rutin dilakukan. Kondisi ini sering kali membuat jerawat terasa lebih sulit sembuh dan mudah kambuh.

2. Pori-pori Tampak Membesar

Kolagen berperan menjaga kekenyalan dan elastisitas kulit. Ketika jumlahnya berkurang, struktur kulit melemah sehingga pori-pori tampak lebih besar dan jelas terlihat.

Selanjutnya, pori-pori yang membesar juga lebih mudah tersumbat minyak dan kotoran, yang pada akhirnya bisa memicu komedo hingga jerawat berulang.

3. Muncul Kerutan dan Kulit Terlihat Kendur

Kolagen berfungsi sebagai penopang alami kulit. Saat produksinya menurun, kulit mulai kehilangan kekencangan dan muncul garis halus hingga kerutan, terutama di area dahi, sekitar mata, dan garis senyum.

Tak hanya itu, kulit juga tampak lebih kendur karena jaringan penyangganya melemah. Inilah tanda penuaan yang paling umum akibat kekurangan kolagen.

4. Wajah Terlihat Kusam dan Kurang Segar

Kolagen membantu proses regenerasi sel kulit serta mendukung sirkulasi darah yang baik. Ketika produksinya menurun, pergantian sel kulit melambat sehingga wajah kehilangan kilau alaminya.

Akibatnya, kulit tampak kusam, lelah, dan kurang bercahaya meski sudah cukup tidur atau menggunakan makeup.

5. Tekstur Kulit Kasar dan Tidak Merata

Proses regenerasi kulit yang melambat akibat kekurangan kolagen membuat permukaan kulit terasa lebih kasar saat disentuh.

Tekstur kulit juga tampak tidak rata, dengan area tertentu terasa lebih kering atau mudah terkelupas. Tanda ini sering diabaikan karena dianggap masalah kulit ringan, padahal bisa menjadi sinyal awal penurunan kolagen.

Gaya Hidup yang Memicu Kekurangan Kolagen

Beberapa kebiasaan sehari-hari dapat mempercepat penurunan kolagen di dalam tubuh. Paparan sinar matahari tanpa perlindungan dapat merusak serat kolagen, sementara rokok menghambat aliran darah yang dibutuhkan untuk regenerasi kulit.

Selain itu, kurang tidur hingga stres berlebih, serta asupan nutrisi yang minim vitamin dan asam amino juga membuat produksi kolagen alami semakin menurun.

Cara Memperlambat Penurunan Kolagen

Meski penurunan kolagen merupakan proses alami, kondisinya dapat diperlambat dengan gaya hidup sehat. Mulai dari melindungi kulit dengan sunscreen, tidur cukup, mengelola stres, hingga rutin mengonsumsi makanan bergizi yang mendukung produksi kolagen seperti telur, ikan, kacang-kacangan, sayur, dan buah.

Untuk mendapatkan kulit kenyal dan lembap, diperlukan perawatan kulit dengan kandungan vitamin C, peptide, atau hyaluronic acid.