Hasil Babak I Garuda Pertiwi vs Yordania 3-0, Semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026, Skuad Asuhan Timo Scheunemann Pesta Gol
Hasil Babak I Garuda Pertiwi vs Yordania 3-0, Semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026, Jumat (21/8/2026) 20.00 WIB di Super Soccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, skuad Asuhan Timo Scheunemann pesta gol.
WARTASULUH.COM, KUDUS - Hasil Babak I Garuda Pertiwi vs Yordania 3-0, Semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026, Jumat (21/8/2026) 20.00 WIB di Super Soccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, skuad Asuhan Timo Scheunemann pesta gol.
BACA JUGA: Timnas Putri U-16 Indonesia Ditantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026
Saat Babak I mulai bergulir, para pemain Garuda Pertiwi atau Timnas Putri U-16 Indonesia langsung menyerang ke jantung pertahanan Yordania.
Hasilnya, pada menit ke-5, Kesya Arabela berhasil menjebol gawang Yordania, sehingga skor berubah jadi 1-0 untuk Garuda Pertiwi.
Tak puas hanya satu gol, para pemain Garuda Pertiwi kembali menekan jantung pertahanan pemain Yordania.
Pada menit ke-34, Kesya Arabela melakukan tendangan pojok, yang langsung disambar Jazlynn Kayla ke gawang Yordania, sehingga skor bertambah jadi 2-0 untuk Garuda Pertiwi.
Gol ketiga tercipta waktu Babak I akan berakhir, pada menit 45+4, Fadilla berhasil menjebol gawang Yordania, sehingga skor berubah jadi 3-0 untuk Garuda Pertiwi.
Skor 3-0 tak berubah hingga Babak I berakhir.
Garuda Pertiwi atau Timnas Putri U-16 Indonesia, lolos ke Semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 usai menang 7-0 atas Arab Saudi, menang 3-0 atas Malaysia dan atas Hongkong 1-0.
Sedangkan Yordania, baru saja dikalahkan 1-3 oleh Putri Nusantara pada Rabu (19/8/2026) malam, menang 3-1 atas Singapura dan dikalahkan 2-0 oleh Thailand. Meskipun hanya mengantongi nilai 3 poin, namun karena selisih gol atas Putri Nusantara dan Singapura, Yordania lolos ke semifinal.
Pelatih Timo Scheunemann menyambut positif kebugaran para pemainnya yang terbebas dari masalah cedera.
Kendati menyadari kedalaman skuadnya belum ideal karena baru dibentuk, ia berharap kondisi fisik tim tetap terjaga.
"Kita bersyukur sekali bahwa tidak ada yang cedera. Memang kedalaman tim itu tidak sebaik yang saya harapkan karena memang kita baru membentuk. Jadi, bahwa tidak ada yang cedera itu sesuatu yang sangat positif. Kita berharap tetap seperti itu di pertandingan melawan Yordania," ungkap Timo Scheunemann, dikutip dari Kompas.com.
Timo Scheunemann menegaskan seluruh konsentrasi tim saat ini terfokus sepenuhnya pada persiapan menghadapi lawan tanpa terdistraksi hal lain.
"Sama seperti pelatih Yordania katakan, dia respek sama kita, kita juga respek sama dia. Saya tidak mau bicara apapun, hanya mau fokus pada Yordania," kata Timo Scheunemann.
Bagi Timo Scheunemann, setiap laga internasional pada level kelompok umur memiliki nilai yang sangat krusial.
Proses ini menjadi fondasi penting dalam pembinaan mentalitas bertanding sebelum para pemain melangkah ke jenjang senior.
"Seperti pelatih Yordania katakan, setiap pertandingan itu valuable (berharga). Di kelompok umur ini karena utamanya pembinaan untuk masa depan senior, setiap pertandingan internasional itu sangat penting," tegas pelatih Timnas Putri U-16 Indonesia itu.
Keberhasilan menembus babak empat besar di ajang Srikandi Merdeka Cup 2026 sudah dianggap sebagai pencapaian yang positif.
Meski demikian, Timo Scheunemann memiliki target pribadi agar anak asuhnya dapat tampil hingga partai final demi memaksimalkan pengalaman bertanding.
"Bisa ke semifinal itu hadiah tersendiri. Tujuan saya pribadi adalah anak-anak main lima kali (sampai final) agar mereka punya jam terbang," pungkas Timo Scheunemann.
Oleh karena itu, laga Garuda Pertiwi vs Yordania di babak semifinal, harusnya jadi peluang emas bagi Garuda Pertiwi untuk lolos ke babak final.
Timo Scheunemann, mengatakan, prestasi Garuda Pertiwi di fase grup itu tak dipetik dengan mudah karena para pemain sudah bekerja keras demi memenuhi harapan dan strategi tim.
"Tidak mudah main bagi pemain untuk bertanding, istirahat satu hari, lalu bertanding lagi. Tapi kami tetap ingin main 100 persen dan pemain juga harus tenang. Itu yang membuat saya respek dengan mereka," kata Timo Scheunemann.
Timo Scheunemann mengaku senang dengan mental bertanding tim asuhannya selama ini karena walaupun masih berusia sangat muda, para pemain Garuda Pertiwi memiliki mental yang cukup baik dan mampu bermain semaksimal mungkin.
“Mereka masih di usia belia, namun bisa dilihat sangat all out ketika berjuang di lapangan. Perlu diketahui bahwa ketenangan tim saat bermain sudah meningkat. Mental mereka di lapangan juga teruji, seperti saat batal mendapatkan tendangan penalti, mereka tetap bermain tenang," kata Timo Scheunemann.
Meskipun Timo Scheunemann tetap memiliki sejumlah catatan penting untuk para pemainnya, namun dia tetap melempar rasa hormat kepada Garuda Pertiwi karena sudah bermain sepenuh hati.
"Saya respect dengan pemain-pemain Garuda Pertiwi," tambah Timo Scheunemann.
“Intinya mereka (pemain) itu harus bisa lebih tenang, nggak bisa tuh 30 menit baru menemukan bentuk permainan. Itu sesuatu yang mereka harus belajar, belajar mengatasi ketegangan di menit-menit pertama," kata Timo Scheunemann.
Pelatih berdarah Jerman itu meminta para pemainnya untuk bisa mengontrol euforia setelah memastikan diri lolos ke semifinal.
"Sama kami juga harus jaga euforia karena sudah memastikan lolos. Mereka harus belajar untuk tetap fokus pada pertandingan berikutnya,” pintanya.
Timo Scheunemann mengakui ada banyak pemainnya yang baru merasakan debut di level tim nasional. Meski begitu, ia tetap merasa puas karena performa mereka.
"Tadi ada 13 pemain yang debut. Kalau di U17 itu memang sesuatu yang normal ya, tiap tahun pasti keluar masuk pemain baru....Tapi kita bersyukur dengan skor tadi sudah mengamankan kemenangan," ungkapnya.
Timo Scheunemann tak ragu memberikan kesempatan kepada para pemainnya untuk merasakan atmosfer pertandingan internasional. Terlebih, jumlah pergantian pemain yang diterapkan terbilang besar.
"Apalagi ada peraturan khusus di turnamen ini boleh sampai delapan pemain pengganti. Bagus banget, jadi kita bisa memberikan kesempatan debut untuk 13 pemain tadi. Luar biasa. Termasuk salah satu pemain yang dari asli Kudus, Dela, ya," kata Timo Scheunemann, mengapresiasi pemain Garuda Pertiwi.
Timo Scheunemann juga mengapresiasi warga Kudus yang memadati Supersoccer Arena.
"Memang harapan kita tadi menghibur warga Kudus dan selain itu juga, ya... ingin menginspirasi anak-anak kecil cewek di seluruh Indonesia yang menonton—semoga banyak yang menonton—supaya mereka pengen main bola juga. ‘Oh keren ya jadi pemain bola cewek itu’, gitu," kata Timo Scheunemann.
Timo mengapresiasi peran semua pihak terutama Djarum yang sangat peduli dengan sepak bola putri di Indonesia.
"Karena kita membangun sesuatu yang sangat besar dengan tujuan yang sangat tinggi sekali. Saya nggak bilang muluk, karena kita melakukan sesuatu untuk itu. Kalau kita tidak melakukan sesuatu untuk itu, ingin ke Piala Dunia, (itu baru) muluk," sambungnya.
Mantan pelatih Persema Malang itu mengatakan jika gerakan skala besar untuk sepak bola putri sudah dimulai sejak tiga tahun silam di Kudus.
Ia juga mengikuti perkembangan tersebut termasuk digelarnya sejumlah kejuaraan sepak bola putri di sini.
Bahkan, ia mengaku kagum dengan totalitas Bakti Djarum Foundation yang membuat stadion khusus untuk pembinaan sepak bola putri.
"Kita melakukan sesuatu dan kita melakukan dari bawah sekali, dan itu kerja keras banget sejak tiga tahun lalu. Itu dimulai di Kudus. Jadi ada turnamen seperti ini di Kudus itu cocok banget gitu loh di stadion yang dibuat khusus untuk cewek. Gila nggak? Di mana ada stadion dibuat khusus untuk cewek?" kata Timo Scheunemann.
Berikut Skuad Garuda Pertiwi untuk Srikandi Merdeka Cup 2026:
Kiper
Alleana Ayu Arumy - Putri Tangsel City U-18
Alliya Khairun Nissa - Cipta Cendikia FA U-15
Elbian Defika Aryasatya - Goal Aksis U-15
Bek
Raisya Novita Amalia - Mojang Priangan U-15
Jazlynn Kayla F. - Roket FC U-18
Yasmin Aprilianti - Cipta Cendikia FA U-15
Aulya Putri - Goal Aksis U-15
Shifana Rizka N. - Samba Persada Women U-18
Alika Nailah Arkana Oskar - Goal Aksis U-15
Febri Arum - Putri Tangsel City U-18
Gelandang
Nayla Aulianti - Mojang Priangan U-15
Anya Gabriella Chandra - Albion San Diego
Rengganis Wijanarto - Putri JP Jakarta U-18
Della Citra Ayu Angggraeni - Spegaku Balistha U-15
Nafeeza Ayasha Nori - Mojang Priangan U-15
Kesya Arabela Manisya Niam - Arema FC Women U-15
Frederika Yikwa - SSB Mutiara Timur
Lareina Ramira Savvy - Putri JP Jakarta U-18
Penyerang
Diva Aulia Putri - Saswco Mojang U-18
Safa Amelia - Mojang Priangan U-18
Griselda Vivian Mariana - Samba Persada Women U-18
Jezlyn Kayla A. - Roket FC U-18
Ayla Dva Khala Ahisma - Cipta Cendikia FA U-15
Fadilla - Arema FC Women U-15
(shd)
Lestari



