Hadirkan Ruang Ekspresi dan Kompetisi Kreatif, KKN UGM Gelar Semarak Bintang Kecil di SDN Banyuurip
Program ini dirancang sebagai ruang ekspresi sekaligus ajang pengembangan potensi siswa sekolah dasar melalui berbagai lomba yang disesuaikan dengan jenjang usia dan kemampuan peserta. Kegiatan berlangsung selama dua hari, pada 27-28 Januari 2026.
WARTASULUH.COM, REMBANG — Suasana SD Negeri Banyuurip, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang tampak lebih semarak dari biasanya. Tawa, lantunan suara adzan, hingga coretan warna di kertas mewarnai jalannya kegiatan lomba bertajuk “Semarak Bintang Kecil” yang diselenggarakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada.

Program ini dirancang sebagai ruang ekspresi sekaligus ajang pengembangan potensi siswa sekolah dasar melalui berbagai lomba yang disesuaikan dengan jenjang usia dan kemampuan peserta. Kegiatan berlangsung selama dua hari, pada 27-28 Januari 2026.
Pada hari pertama, lomba dibagi ke dalam beberapa kategori. Untuk penguatan nilai religius, digelar lomba adzan yang diikuti siswa dengan penuh percaya diri. Di ruang kelas lain, kreativitas literasi siswa diuji melalui lomba cipta cerpen untuk kelas 4–6 serta lomba cipta puisi untuk kelas 3.
Sementara itu, siswa kelas 1–2 menyalurkan imajinasi mereka dalam lomba mewarnai, dengan beragam kombinasi warna yang mencerminkan dunia anak-anak yang ceria.
Mahasiswa KKN UGM tidak hanya berperan sebagai panitia, tetapi juga pendamping yang memberi arahan dan memastikan suasana lomba tetap menyenangkan serta edukatif. Penilaian dilakukan dengan menitikberatkan pada keberanian, kreativitas, dan kesesuaian dengan kriteria lomba.
Kegiatan berlanjut pada 28 Januari 2026 dengan lomba Ranking 1 untuk siswa kelas 4–6. Suasana kompetitif terasa ketika peserta saling adu cepat dan tepat menjawab pertanyaan. Antusiasme siswa terlihat dari semangat mereka bertahan hingga babak akhir.
Puncak acara ditandai dengan pengumuman pemenang seluruh lomba sekaligus penutupan kegiatan. Sebagai refleksi, siswa diajak mengikuti kegiatan menulis surat untuk masa depan dan surat untuk Indonesia, yang menjadi ruang bagi mereka menuangkan harapan, cita-cita, serta pandangan sederhana tentang diri dan bangsanya.
Melalui “Semarak Bintang Kecil”, mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada berharap kegiatan ini dapat menjadi pengalaman berkesan bagi siswa serta mendorong sekolah untuk terus menghadirkan kegiatan pengembangan karakter, literasi, dan kreativitas secara berkelanjutan.
Bagi para siswa, lomba ini bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan tentang keberanian mencoba, mengekspresikan diri, dan percaya bahwa setiap anak adalah bintang dengan cahayanya masing-masing.
Dosen Pembimbing Lapangan KKN PPM UGM unit Gumilang Gunem ini, Dr. Sailal Arimi, M.Hum berharap anak-anak yang berprestasi semakin bergairah mengukir prestasi-prestasi berikutnya dan yang belum beruntung semakin semangat untuk terus belajar dan berkompetisi.
“Lomba yang dihadiri oleh lebih dari 100an anak ini yang sangat terkesan bahwa di benak anak-anak yang ikut lomba menulis surat untuk masa depan Indonesia sebagian mereka berharap Indonesia semakin maju, tidak ada korupsi, negara makin kaya, aman dan jalan-jalan diperbaiki," ungkap Sailal Arimi.
Bahkan, katanya, ada yang menulis surat agar negara menolong orang yang terkena bencana, mengurangi pembalakan liar, menanam pohon selain sawit dan pendidikan yang layak bagi generasi bangsa. "“Pesan-pesan yang ditulis anak SD kelas 6 dari Desa Banyuurip, Gunem, Kabupaten Rembang ini menunjukkan bahwa mereka mengikuti peristiwa mutakhir yang terjadi dan mampu memberi saran yang baik untuk negara ini,” tambah Sailal Arimi. (rls/shd)


admin 



