Desak Made Rita Kusuma dan Kadek Adi Asih Raih Emas, Asian Beach Games 2026, Indonesia Finis Peringkat 11

Asian Beach Games 2026, atlet cabang olahraga (cabor) panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma dan Kadek Adi Asih berhasil meraih medali emas dari nomor women’s relay, usai mengalahkan pasangan Korea Selatan (Korsel) Jeong Jimin-Sung Hanareum di partai final, Rabu (29/4/2026) dan mencetak rekor dunia baru pada babak semifinal.

Desak Made Rita Kusuma dan Kadek Adi Asih Raih Emas, Asian Beach Games 2026, Indonesia Finis Peringkat 11
Asian Beach Games 2026, atlet cabang olahraga (cabor) panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma dan Kadek Adi Asih berhasil meraih medali emas dari nomor women’s relay, usai mengalahkan pasangan Korea Selatan (Korsel) Jeong Jimin-Sung Hanareum di partai final, Rabu (29/4/2026) dan mencetak rekor dunia baru pada babak semifinal. FOTO: NOC Indonesia

WARTASULUH.COM, CHINA - Asian Beach Games 2026, atlet cabang olahraga (cabor) panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma dan Kadek Adi Asih berhasil meraih medali emas dari nomor women’s relay, usai mengalahkan pasangan Korea Selatan (Korsel) Jeong Jimin-Sung Hanareum di partai final, Rabu (29/4/2026) dan mencetak rekor dunia baru pada babak semifinal.

"Kami tidak menyangka bisa memecahkan rekor karena hanya fokus tampil maksimal," ucap Desak, dikutip Wartasuluh.com dari laman Kemenpora.go.id, Minggu (3/5/2026).

Di ajang yang berlangsung 22-30 April 2026 di Sanya, China itu kontingen Indonesia finis peringkat 11 dengan meraih 1 medali emas dan 2 perak.

Medali perak pertama Indonesia diraih Antasyafi Robby Al Hilmi di nomor men’s individual pada Selasa (28/4/2026).

Antasyafi kembali menyumbangkan medali perak di nomor men’s relay berpasangan Raharjati Nursamsa, setelah harus mengakui keunggulan tuan rumah Tiongkok, pasangan Jianguo Long/Yicheng Zhao di laga pemungkas. 

Antasyafi mengatakan, pencapaian medali perak ini menjadi pemacu semangat untuk terus berkembang. Khususnya dalam mewujudkan target tampil pada Olimpiade 2028 Los Angeles mendatang.

"Semoga kami bisa terus berkembang hingga menembus Olimpiade," harap Robby.

Pelatih Timnas Panjat Tebing Indonesia Galar Pandu Asmoro menyebut fokus utama pada ajang ini adalah melihat seberapa jauh kesiapan para atlet menghadapi kompetisi internasional yang sesungguhnya mendatang. Menurutnya, kompetisi di Sanya merupakan bagian penting untuk memetakan kekuatan tim.

“Kami tidak memasang target kepada atlet. Hanya saja mereka harus bermain sebaik-baiknya karena Asian Beach Games ini bisa menjadi alat ukur kesiapan kita menghadapi World Climbing Series,” sebut Galar.

Diketahui, Indonesia mengirimkan 22 atlet untuk bertanding di ajang olahraga pantai Asia ini. Para atlet ini tersebar dalam tiga cabor yaitu panjat tebing sebanyak delapan atlet, bola basket 3x3 sebanyak 8 atlet, dan bola voli pantai sebanyak 6 atlet.

Apresiasi disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir atas pencapaian Kontingen Indonesia. 

Apalagi semua medali didulang dari panjat besi, yang makin menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan dunia di olahraga panjat tebing. 

Kata Menpora, keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras dan dedikasi para atlet. Selain itu juga tak terlepas dari dukungan penuh masyarakat Indonesia yang terus memberikan doa dan semangat kepada para atlet yang berlaga. 

“Prestasi ini berkat doa dan dukungan tanpa henti dari masyarakat kepada para atlet kita. Perjuangan mereka luar biasa,” kata Menpora Erick. (kha)