Antusiasme Nobar Film 'Kuyank' Tinggi, Pemkab Inhu Lirik Potensi Bioskop di Plaza Rengat
WARTASULUH.COM, RENGAT – Tingginya antusiasme masyarakat dalam agenda Nonton Bareng (Nobar) film Kuyank menjadi sinyal kuat bahwa Rengat, ibukota Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), sudah sangat layak memiliki fasilitas bioskop permanen. Sinyal hijau ini ditangkap langsung oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Inhu saat menghadiri pemutaran film tersebut di bioskop dadakan Gedung Sejuta Sungkai, Minggu (31/5/2026).
Acara nobar ini dihadiri langsung oleh Bupati Inhu Ade Agus Hartanto didampingi Ketua TP PKK Suci Rahmiani, Sekda Inhu Zulfahmi Adrian, jajaran Forkopimda, serta para pimpinan perangkat daerah. Istimewanya, sutradara sekaligus produser film Kuyank, Johansyah Jumberan, juga turut hadir di tengah-tengah warga Rengat.
Melihat penuhnya studio dadakan oleh penonton, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto berharap momentum ini bisa menarik minat investor untuk membuka bioskop permanen di Rengat. Keberadaan bioskop dinilai bukan sekadar sarana hiburan, melainkan pemantik roda ekonomi daerah.
"Melihat antusiasme penonton yang luar biasa, kami berharap ke depan Rengat memiliki studio film atau bioskop sendiri. Keberadaan fasilitas bioskop ini nantinya diharapkan dapat mendongkrak perekonomian di Kota Rengat," ujar Ade Agus saat menyambut kedatangan sang sutradara.
Senada dengan Bupati, Sekretaris Daerah Inhu Zulfahmi Adrian menjelaskan bahwa Pemkab kini mulai melirik peluang pemanfaatan aset daerah demi merealisasikan hadirnya bioskop. Salah satu opsi terkuat adalah mengalihfungsikan sebagian area Plaza Rengat.
“Meskipun masa promosi singkat, antusiasme warga Inhu sangat signifikan. Ini menandakan Kota Rengat sudah layak didirikan bioskop. Kita akan berupaya memaksimalkan aset yang ada, salah satunya Plaza Rengat milik Pemkab Inhu untuk dijadikan studio bioskop," terang Zulfahmi.
Zulfahmi menambahkan, jika bioskop di Plaza Rengat berhasil terealisasi, efek dominonya akan sangat besar bagi sektor lain. "Tentu keberadaan bioskop akan menghidupkan pusat kuliner dan UMKM di sekitar plaza, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Inhu,” imbuhnya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian Setda Inhu, Indrawansyah, menyampaikan apresiasinya kepada panitia dari Tunas Muda Indragiri yang sukses menyulap Gedung Sejuta Sungkai menjadi bioskop temporer selama tiga hari berturut-turut.
"Jumlah pengunjung terus bertambah setiap harinya. Ini membuktikan pasarnya memang ada di Rengat. Terima kasih juga kepada Sutradara Johansyah Jumberan yang berkenan hadir langsung," tutur Indrawansyah.
Di sisi lain, Johansyah Jumberan mengaku terharu dengan sambutan hangat warga Inhu terhadap filmnya yang kini telah menembus 1,2 juta penonton di tingkat nasional. Ia juga memuji tata kota Rengat yang dinilainya rapi, memiliki pedestrian yang bagus, serta nyaman untuk ditinggali. Sebagai informasi, film Kuyank yang kental dengan pesan moral dan budaya Kalimantan ini dijadwalkan akan segera tayang di Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, hingga Prancis. (Azi)
Lestari



