Walikota Pekanbaru Liburkan Siswa Besok, Ini Bantahan Pemko Pekanbaru

Walikota Pekanbaru Liburkan Siswa Besok, Ini Bantahan Pemko Pekanbaru
Surat edaran Walikota Pekanbaru liburkan siswa

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Beredar informasi bahwa Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho akan meliburkan siswa TK, SD dan SMP negeri dan swasta, besok, Senin (1/9/2025), karena akan ada unjuk rasa di sejumlah titik di Pekanbaru. Namun, informasi ini dibantah Pemko Pekanbaru karena belum ada surat resmi dari walikota.

Dalam surat yang beredar itu, Surat Edaran Nomor : 400.3/disdik/2791/2025 tanggal 29 Agustus 2025 tentang "Meliburkan Siswa/Siswi dikarenakan ada rencana aksi demonstasi/unjuk rasa" yang ditandatangani Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho. 

"Sehubungan dengan adanya informasi yang kami terima bahwasanya besok, 1 September 2025 akan ada aksi demonstrasi dengan massa yang cukup besar di Pekanbaru, maka daripada itu kami meliburkan siswa/siswi di lingkungan sekolah bapak ibu masing-masing," demikian kutipan SE yang sudah disebar ke seluruh satuan Pendidikan di Pekanbaru tersebut. 

Dalam surat yang beredar itu dituliskan, langkah itu diambil Walikota Pekanbaru untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Namun Kepada tenaga pendidik dan kependidikan diminta untuk tetap hadir dan stanby di sekolah dengan prinsip tetap mengedepankan kewaspadaan di lingkungan kerjanya masing-masing.

UPDATE.

Menanggapi hal tersebut, Asisten I Setdako Pekanbaru, Masykur Tarmizi menyebut hingga Minggu (31/9/2025) malam belum ada surat resmi dari Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho.

"Sampai saat ini belum ada resmi dari bapak wali kota, tapi kami masih mempertimbangkan situasi untuk melakukan pembelajaran jarak jauh," ujar Masykur, yang juga Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dalam klarifikasi yang diterima Wartasuluh.com.

Ia menuturkan, memang ada rencana dan pertimbangan terkait pemberlakuan pembelajaran jarak jauh bagi peserta didik di Kota Pekanbaru.

Namun, hingga saat ini mereka masih melakukan pertimbangan, memantau, dan mencari masukan kepada pihak keamanan.

"Kami masih menanti petunjuk bapak wali kota dan masukan dari pihak keamanan terkait rencana aksi unjuk rasa besok," paparnya.  (Rik/rls)