Walikota Pekanbaru Buka Olimpiade Madrasah Indonesia

Walikota Pekanbaru Buka Olimpiade Madrasah Indonesia
Foto bersama usai pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat Kota Pekanbaru. (Foto: fin)

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Walikota Pekanbaru diwakili Asisten I Setdako Pekanbaru, Maskur Tarmizi membuka Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI), Jumat (29/8/2025). Kegiatan yang dipusatkan di MTsN 1 Pekanbaru itu dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru, Drs H Syahrul Mauludi MA.

Dalam sambutannya, Maskur Tarmizi berterimakasih kepada seluruh Panitia dan seluruh madrasah yang turut mensukseskan secara patungan dengan menyumbangkan sehingga kegiatan ini terselenggara dengan sukses. "Semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah dan usaha dalam rangka mencerdaskan anak bangsa di Pekanbaru," doanya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru itu juga mengatakan, OMI merupakan ajang yang sangat penting bukan hanya sekedar kompetisi tetapi juga sebagai wadah dalam mengasah potensi, kreativitas, dan daya saing dari anak-anak madrasah. 

"Saya kira tidak hanya anak-anak madrasah. Karena tadi disampaikan pesertanya juga banyak dari sekolah-sekolah umum yang ada di kota Pekanbaru," ucapnya.

Selaku pelaksana tugas Kadisdik Kota Pekanbaru imbuh Maskur, pihaknya juga berterimakasih kepada Panitia yang telah memberi kesempatan bagi sekolah-sekolah umum baik SD, SMP, dan SMA baik Negeri dan Swasta yang ada di kota Pekanbaru untuk ikut di ajang kompetisi ini.

"Tentunya ini semakin menambah semangat perjuangan akan semakin menambah nilai dari perlombaan ataupun olimpiade ini," ujarnya.

Melalui kegiatan ini sambung Maskur, anak-anak diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dari mata pelajaran yang dilombakan. Ada beberapa mata pelajaran tadi yang dilombakan baik tingkat pendidikan dasar, menengah maupun atas. 

"Setiap pelajaran berbeda dan saya kira ini sesuatu yang dapat kita jadikan untuk mengukur penguatan penguasaan materi yang kita lombakan," tukasnya. 

Lebih lanjut ucap Maskur, pihaknya percaya bahwa madrasah adalah lembaga pendidikan yang memadukan antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual. Banyak dari para alumni madrasah ini berprestasi, tidak hanya dalam hal Keagaman saja.

"Tadi Pak Kemenang berbisik kepada kami, alumni madrasah ini tidak hanya menjadi Ustad saja, tapi di berbagai profesi ini sangat beragam dan sudah masuk ke hal-hal yang mungkin sebelumnya belum pernah ada. Teman kami seangkatan di MTS ini ada yang saat ini bekerja dan tinggal di Jepang mendapatkan beasiswa dari Amerika ada, dari Jepang ada. Dan ini banyak lagi saya kira, alumni-alumni madrasah yang berkiprah di seluruh profesi," ujarnya.

Maskur mengatakan, ada yang masuk polisi, lulus di Akademi Militer. Ada yang jadi polisi, lulus di akademi kepolisian. Dan juga banyak yang jadi dokter, bahkan dokter spesialis, tuturnya.

Dengan pelaksanaan OMI ini ucap Maskur, pihaknya berharap akan tumbuh generasi madrasah yang bukan hanya cerdas tetapi juga berkarakter berdaya saing dan siap bersaing di tingkat provinsi bahkan tingkat nasional, pungkasnya. (Kha)