Kabar Baik! SIM Mati Bisa Diperpanjang, Catat Tanggalnya

Kabar Baik! SIM Mati Bisa Diperpanjang, Catat Tanggalnya
SIM Mati Bisa Diperpanjang, Catat Tanggalnya

WARTASULUH.COM- Masyarakat yang sudah kehabisan masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) bisa memperpanjang pada hari ini hingga besok hari. Padahal, sesuai aturan, SIM yang lewat masa berlakunya harus diajukan penerbitan baru.

Namun, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengatakan, SIM yang masa berlakunya habis tepat pada libur dan cuti bersama Nataru masih bisa diperpanjang tanpa harus mengikuti ujian lagi. Dispensasi ini juga berlaku untuk awal tahun mendatang.

"Bagi pemegang SIM yang masa berlakunya habis pada tanggal 25 sampai 26 Desember 2023 dapat melakukan perpanjangan SIM pada tanggal 27 sampai 28 Desember 2023. Bagi pemegang SIM yang masa berlakunya habis pada tanggal 30 Desember 2023 sampai 1 Januari 2024 dapat melaksanakan perpanjangan SIM pada tanggal 2 sampai 3 Januari 2024 dengan mekanisme perpanjangan," dikutip dari Twitter TMC Polda Metro Jaya, Rabu (27/12/23).

Saat libur Nataru, diberlakukan pengecualian perpanjangan SIM mati. SIM yang mati tepat pada tanggal 25-26 Desember 2023 dan 30 Desember 2023-1 Januari 2024 tak perlu ujian SIM lagi. SIM yang mati di tanggal itu dapat diperpanjang dengan mekanisme perpanjangan.

Senin dan Selasa tanggal 25 dan 26 Desember pelayanan di Satpas Daan Mogot, Unit Satpas DKI Jakarta, Unit Gerai SIM DKI Jakarta dan Unit SIM Keliling diliburkan.

Pelayanan penerbitan SIM dibuka kembali pada Rabu (27 Desember 2023). SIM yang mati di tanggal 25-26 Desember 2023 bisa diperpanjang pada 27 sampai 28 Desember 2023 tanpa perlu mengikuti mekanisme penerbitan SIM baru.

Padahal, dalam aturannya pemilik SIM yang telat melakukan perpanjangan satu hari saja diwajibkan untuk membuat ulang dengan mekanisme penerbitan SIM baru. Adapun mekanisme penerbitan SIM baru yaitu harus mengikuti ujian teori maupun praktik lagi.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Kepolisian nomor 5 tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi pasal 4. Dijelaskan SIM yang lewat masa berlakunya harus diajukan penerbitan baru. Namun, ada pengecualian dalam keadaan kahar

"SIM yang lewat dari masa berlakunya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) karena Keadaan Kahar dapat:

a. dikecualikan terhadap ketentuan ayat (3), dan

b. dilakukan perpanjangan SIM berdasarkan Keputusan Kakorlantas Polri atas laporan dari Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah," begitu bunyi pasalnya.

Mengenai juga sebagian besar ada di puluhan ribu rupiah, sedangkan ada yang tembus ratusan ribu hanya untuk SIM Internasional.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia, berikut rincian biayanya:

Biaya perpanjangan SIM A: Rp 80 ribu per penerbitan.

Biaya perpanjangan SIM B I: Rp 80 ribu per penerbitan.

Biaya perpanjangan SIM B II: Rp 80 ribu per penerbitan.

Biaya perpanjangan SIM C: Rp 75 ribu per penerbitan.

Biaya perpanjangan SIM C I: Rp 75 ribu per penerbitan.

Biaya perpanjangan SIM C II: Rp 75 ribu per penerbitan.

Biaya penerbitan SIM D: Rp 30 ribu per penerbitan.

Biaya penerbitan SIM D I: Rp 30 ribu per penerbitan.

Biaya pembuatan SIM internasional: Rp 225 ribu per penerbitan.