Ginda Burnama Sambut Baik Pekanbaru Masuk PSN Pembangunan Pabrik Pakan Ternak
WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Anggota DPRD Riau, Ginda Burnama ST MT menyambut baik penetapan Kota Pekanbaru sebagai salah satu lokasi pembangunan pabrik pakan ternak dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) oleh Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan). Wakil Rakyat dapil Pekanbaru ini yakin PSN memberi Multiplier effect bagi Kota Bertuah.
"Kami menyambut baik atas penetapan Pekanbaru masuk dalam PSN. Penetapan itu sangat berarti bagi proses pembangunan di Pekanbaru secara keseluruhan," ujar Ketua Fraksi Gerindra DPRD Riau tersebut, Rabu (26/11/2025).
Dikatakan mantan Wakil Ketua DPRD Pekanbaru tersebut, terpilihnya Pekanbaru dalam PSN diyakini bakal memberi dampak yang cukup luas. Pembangunan pabrik pakan ternak dapat memajukan perekonomian dan membuka lapangan pekerjaan.
"Sebagai ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru memang menjadi etalasenya Riau. Jadi Pekanbaru memang layak menjadi target PSN di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan di Pekanbaru khususnya, dan Riau umumnya," ungkap anggota Komisi II DPRD Riau ini sembari berharap penetapan PSN itu segera diwujudkan tahun 2026.
Seperti diberitakan, Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menetapkan Kota Pekanbaru sebagai salah satu lokasi pembangunan pabrik pakan ternak dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Untuk mendukung rencana tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah menyediakan lahan khusus di Kawasan Industri Tenayan (KIT).
Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho mengungkapkan rasa syukurnya atas penetapan Pekanbaru sebagai daerah pengembangan pabrik pakan ternak tersebut. “Alhamdulillah, Pekanbaru masuk dalam proyek pakan ternak dari Kementerian Pertanian. Lokasinya di KIT, insyaallah,” ujar Wako Agung, Senin (24/11/2026).
Pemko Pekanbaru menyiapkan lahan seluas 45 hektare di kawasan KIT, tepatnya di sekitar PLTU Tenayan Raya untuk mendukung realisasi proyek tersebut. Pembangunan kawasan peternakan terintegrasi ini dijadwalkan mulai dilaksanakan pada tahun 2026. Di lokasi itu nantinya tidak hanya berdiri pabrik pakan ternak, tetapi juga fasilitas pengolahan produk turunannya.
Pekanbaru masuk dalam kategori kota metropolitan yang diusulkan bersama Yogyakarta, Surakarta, dan Malang. Status ini menegaskan posisi strategis Pekanbaru sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Jawa, terutama di wilayah Sumatera Bagian Tengah. (Rik)


Lestari 



