Jelang Timnas Indonesia vs Taiwan, FIFA Match Day, Kuwait Batal Hadapi Skuad Garuda

Jelang Timnas Indonesia vs Taiwan, FIFA Match Day, Jumat (5/9/2025) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kuwait batal hadapi skuad Garuda. Pembatalan sepihak secara mendadak disampaikan FA Kuwait lewat surat kepada PSSI pada 21 Agustus 2025.

Jelang Timnas Indonesia vs Taiwan, FIFA Match Day, Kuwait Batal Hadapi Skuad Garuda
Jelang Timnas Indonesia vs Taiwan, FIFA Match Day, Jumat (5/9/2025) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kuwait batal hadapi skuad Garuda. Pembatalan sepihak secara mendadak disampaikan FA Kuwait lewat surat kepada PSSI pada 21 Agustus 2025. FOTO: PSSI

WARTASULUH.COM, JAKARTA - Jelang Timnas Indonesia vs Taiwan, FIFA Match Day, Jumat (5/9/2025) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kuwait batal hadapi skuad Garuda. Pembatalan sepihak secara mendadak disampaikan FA Kuwait lewat surat kepada PSSI pada 21 Agustus 2025.

Sedangkan pertandingan Timnas Indonesia vs Lebanon tetap akan dilaksanakan pada Senin (8/9/2025) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Dua pertandingan ini merupakan bagian dari persiapan Timnas Indonesia menjelang Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Sementara itu, untuk memperkuat Timnas Indonesia dan Timnas Putri Indonesia, lima atlet sepakbola sudah disetujui DPR RI untuk proses naturalisasinya dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI, H Cucun Ahmad Syamsurizal.

Kelimanya yaitu, Miliano Jonathans (21) dan Mauro Nils Zijlstra (20) yang akan memperkuat Timnas Indonesia sebagai penyerang tengah). 

Kemudian, Isabel Corian Kopp (23), Pauline Jeannette van de Pol (22), dan Isabelle Nottet (22) yang akan memperkuat Timnas Putri Indonesia sebagai bek kanan, bek kiri dan penyerang sayap.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Komisi X dan Komisi XIII DPR RI atas langkah cepat dan dukungan penuh menyetujui proses naturalisasi lima pemain itu.

Kemudian, akan diajukan ke Sekretariat Negara untuk memperoleh Surat Keputusan Presiden (Keppres) sebagai syarat pengambilan sumpah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Ketua DPR RI, Ibu Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI, Bapak Sufmi Dasco Ahmad, serta seluruh pimpinan dan anggota Komisi X dan Komisi XIII yang telah menunjukkan dukungan nyata terhadap kemajuan sepakbola nasional,” ungkap Erick Thohir, dikutip Wartasuluh.com dari laman PSSI.org, Rabu (27/8/2025).

Erick Thohir menegaskan kehadiran Miliano dan Mauro sangat krusial untuk memperkuat Timnas Indonesia senior dan Timnas U-23 Indonesia dalam menghadapi sejumlah ajang penting hingga akhir tahun.

“Langkah ini bukan hanya soal memperkuat tim nasional, tetapi juga mencerminkan sinergi antara dunia olahraga dan lembaga legislatif dalam membangun prestasi dan kebanggaan bangsa. Kami di PSSI percaya bahwa dengan dukungan seperti ini, sepakbola Indonesia akan semakin kompetitif di kancah internasional,” pungkas Erick Thohir.

"Persetujuan dari para wakil rakyat yang terhormat ini bukan hanya soal teknis sepakbola, tapi juga tentang mimpi besar bangsa. Saya berterima kasih kepada Komisi X dan XIII atas komitmen dan dukungan terhadap kemajuan sepakbola Indonesia," ujar Erick Thohir.

Sementara itu, ketiga srikandi diaspora akan menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang Timnas Putri Indonesia yang menargetkan peringkat 50 besar FIFA, posisi 10 besar Asia, lolos ke setiap putaran final AFC Women’s Asian Cup, dan menembus FIFA Women’s World Cup 2035.

Berikut Data 5 Pemain Disapora yang Baru:

1. Isabel Corian Kopp
Tempat tanggal lahir: Amsterdam, 19 Februari 2002 (23 tahun)
Negara asal: Belanda
Klub asal: Telstar Vrouwen (Level 1 Wanita Belanda)
Posisi: Bek Sayap Kiri
Keturunan: Ayahnya kelahiran Mojokerto

2. Pauline Jeannette van de Pol
Tempat tanggal lahir: Haarlem, 12 Maret 2003 (22 tahun)
Negara asal: Belanda
Klub asal: Telstar Vrouwen (Level 1 Wanita Belanda)
Posisi: Bek Sayap Kanan
Keturunan: Kakeknya kelahiran di Madiun dan Neneknya kelahiran di Batavia, dari darah Ibunya

3. Isabelle Nottet
Tempat tanggal lahir: Amstelveen, 6 Maret 2003 (22 tahun)
Negara asal: Belanda
Klub asal: Telstar Vrouwen (Level 1 Wanita Belanda)
Posisi: Penyerang Sayap
Keturunan: Kakeknya kelahiran Bandung, melalui darah Ibunya

4. Miliano Jonathans
Tempat tanggal lahir: Arnhem, 5 April 2004 (21 tahun)
Negara asal: Belanda
Klub asal: FC Utrecht (Level 1 Belanda)
Posisi: Penyerang Sayap
Keturunan: Kakeknya merupakan kelahiran Depok, dari darah Ayahnya

5. Mauro Nils Zijlstra
Tempat tanggal lahir: Zaanstad, 9 November 2004 (20 tahun)
Negara asal: Belanda
Klub asal: FC Volendam (Level 1 Belanda)
Posisi: Penyerang Tengah
Keturunan: Neneknya merupakan kelahiran Bandung, dari darah Ayahnya

(kha)