Jasad Bocah 8 Tahun yang Tenggelam di Sungai Ngaso Rohul Ditemukan Tim SAR Gabungan 200 Meter dari Lokasi Awal
Jasad bocah 8 tahun berinisial E yang tenggelam di Sungai Ngaso, Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), ditemukan Tim SAR Gabungan 200 meter dari lokasi awal pada Minggu (11/1/2026) 07.50 WIB, saat penyisiran hari ketiga.
WARTASULUH.COM, ROKAN HULU - Jasad bocah 8 tahun berinisial E yang tenggelam di Sungai Ngaso, Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), ditemukan Tim SAR Gabungan 200 meter dari lokasi awal pada Minggu (11/1/2026) 07.50 WIB, saat penyisiran hari ketiga.
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 200 meter ke arah hilir dari lokasi kejadian perkara. Selanjutnya korban langsung dievakuasi dan dibawa ke puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut," ungkap Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi.
Berdasarkan laporan Basarnas, operasi SAR dimulai sejak Jumat malam (9/1/2026) setelah pihaknya menerima informasi dari BPBD Rokan Hulu terkait adanya satu anak yang tenggelam di Sungai Ngaso.
Tim rescue Basarnas Pekanbaru langsung diberangkatkan menuju lokasi dengan menempuh jarak sekitar 143 kilometer.
Setibanya di lokasi pada Sabtu dini hari, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, dan masyarakat setempat langsung melakukan koordinasi serta pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Upaya pencarian dilakukan dengan metode penyisiran aliran sungai dan darat di sepanjang bantaran sungai.
Pada hari pertama dan kedua pencarian, tim menyisir aliran Sungai Ngaso hingga radius 5 kilometer ke arah hilir serta area darat di sepanjang tepi sungai.
Namun hingga Sabtu sore (10/1/2026), korban belum berhasil ditemukan dan pencarian sempat dihentikan sementara.
Pencarian kembali dilanjutkan pada Minggu pagi (11/1/2026) sesuai rencana operasi hari ketiga.
Tim SAR gabungan memperluas area penyisiran hingga sejauh 6 kilometer ke arah hilir sungai. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya korban sekitar pukul 07.50 WIB.
"Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR kami usulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh pihak dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian," jelas Budi. (kha)


Lestari 



