9 Manfaat Nanas untuk Kesehatan, Kurangi Risiko Kanker dan Serangan Jantung
WARTASULUH.COM- Dengan rasa manis segar dan sedikit sentuhan rasam, nanas tak hanya menggugah selera, tapi juga menyimpan berbagai manfaat untuk kesehatan.
Buah tropis yang mudah ditemukan ini kaya akan berbagai nutrisi seperti vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Jadi, tidak heran, jika nanas sering dikaitkan dengan berbagai khasiat.
Berikut beberapa manfaat nanas untuk kesehatan:
1. Menangkal Stres Oksidatif
Tak hanya kaya akan nutisi, nanas juga mengandung antioksidan, molekul yang membantu tubuh menangkal stres oksidatif. Dikutip dari laman Healthline, stres oksidatif disebabkan oleh banyaknya radikal bebas, yaitu molekul tidak stabil yang merusak sel.
2. Membantu Melancarkan Pencernaan
Nanas mengandung sekelompok enzim pencernaan yang disebut bromelain yang bisa mempermudah mencerna daging. Bromelain memecah molekul protein, yang berarti usus kecil bisa menyerapnya dengan lebih mudah. Nanas juga merupakan sumber serat yang baik, sehingga membantu kesehatan pencernaan.
3. Mengurangi Risiko Kanker
Kanker merupakan penyakit kronis yang ditanda dengan pertumbuhan sel yang tak terkontrol. Umumnya, perkembangan kanker dikaitkan dengan stres oksidatif dan peradangan kronis.
Beberapa penelitian mencatat bahwa nanas dan senyawa-senyawanya, termasuk bromelain bisa mengurangi risiko kanker, dengan meminimalkan stres oksidatif dan mengurang peradangan. Tapi, penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan.
4. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Nanas digunakan dalam pengobatan tradisional selama berabad-abad. Buah ini mengandung berbagai vitamin, mineral, dan enzim yang secara bersamaan bisa meningkatkan kekebalan tubuh serta mengurangi peradangan. Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut terkait hal ini.
5. Meringankan Gejala Radang Sendi
Ada banyak jenis artritis, namun sebagian besar melibatkan peradangan sendi. Sifat anti-inflamasi bromelain bisa meredakan rasa sakit untuk orang yang merasakan radang sendi. Studi pada tahun 2020 menemukan, suplemen yang mengandung bromelain dan enzim lainnya sama efektifnya dengan pengobatan nyeri biasa dalam meredakan osteoartritis di punggung bagian bawah.
6. Meningkatkan Penyembuhan Jaringan
Menurut ahli gizi Julia Zumpano, RD, LD, nanas adalah satu-satunya makanan yang diketahui bromelain yang membantu kulit dan jaringan sembuh.
"Bromelain tampaknya menghasilkan zat yang melawan rasa sakit dan pembengkakan," katanya, dikutip dari laman Cleveland Clinic.
Banyak rekomendasi mengenai diet kaya buah dan sayuran untuk menurunkan berat badan. Tapi, nanas menjadi pilihan terbaik karena enzimnya dipercaya bisa membantu proses pembakaran lemak.
"Studi tentang nanas sebagai alat bantu penurunan berat badan hanya berbasis hewan, jadi kita membutuhkan lebih banyak bukti untuk klaim ini," kata Zumpano.
"Namun, menambahkan buah sehat ini ke dalam diet Anda tentu tidak akan merugikan," tambahnya.
8. Membantu Pemulihan setelah Berolahraga
Saat otot bekerja keras, peradangan bisa terjadi dan menyebabkan rasa nyeri. Menambahkan nanas ke dalam smoothie setelah berolahraga mungkin bisa membantu kembali ke rutinitas latihan.
"Kekuatan anti-inflamasi dalam nanas dapat menenangkan otot dan dapat membantu pemulihan otot lebih cepat," kata Zumpano.
9. Mengurangi Risiko Serangan Jantung
Dikutip dari laman NDTV, ahli gizi Anjali Mukerjee mengatakan bahwa bromelain dalam nanas membantu meningkatkan aliran darah melalu jantung dengan melebarkan otot-otot yang mengelilingi pembuluh darah utama. Buah ini memiliki aksi anti-pembekuan darah yang bisa membantu mencegah stroke dan serangan jantung.
Kandungan Nutrisi Nanas
Dikutip dari laman Medicine Nett, secangkir nanas potong (165 gram) mengandung:
- Kalori: 82,5 kkal
- Air: 142 gram
- Serat: 2,3 gram
- Karbohidrat: 21,6 gram
- Protein: 0,891 gram
- Vitamin C: 79 gram
Selain itu, nanas juga mengandung sejumlah mineral, seperti kalsium, zat besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium, zinc, selenium, tembaga, serta vitamin A, E, K, dan B9.
Efek Samping Mengonsumsi Nanas
Dikutip dari laman Everyday Health, mengonsumsi nanas setiap hari dalam jumlah sedang kemungkinan aman bagi kebanyakan orang. Namun, bagi beberapa individu, nanas mungkin menimbulkan beberapa risiko.
Bagi pengidap diabetes, penting untuk mempertimbangkan kandungan karbohidrat dan gula yang tinggi sebelum mengonsumsi nanas. Pertimbangan lainnya adalah orang dengan riwayat alergi atau sensitivitas terhadap buah-buahan seperti nanas.
Bromelain dilaporkan bisa menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang. Selain itu, enzim ini juga bisa menyebabkan efek samping gastrointestinal pada beberapa orang, seperti diare dan sakit perut.
"Ada kemungkinan, terutama jika Anda makan banyak nanas, Anda akan mengalami gejala yang tidak nyaman seperti mual dan nyeri ulu hati," kata ahli gizi Breanna Woods, RD
"Nanas juga dapat mengiritasi lidah Anda," tambahnya.


Khaliza 



