Ken Swagumilang Atlet Para Panahan Indonesia Berhasil Raih Emas ASEAN Para Games 2025 Thailand, Kalahkan Comsan Singpirom

Ken Swagumilang atlet para panahan putra Indonesia meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand di laga final nomor Men's Individual Compound setelah berhasil membungkam wakil tuan rumah, Comsan Singpirom, Sabtu (24/1/2026) di Mook Stadium Field, Nakhon Ratchasima.

Ken Swagumilang Atlet Para Panahan Indonesia Berhasil Raih Emas ASEAN Para Games 2025 Thailand, Kalahkan Comsan Singpirom
Ken Swagumilang atlet para panahan putra Indonesia meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand di laga final nomor Men's Individual Compound setelah berhasil membungkam wakil tuan rumah, Comsan Singpirom, Sabtu (24/1/2026) di Mook Stadium Field, Nakhon Ratchasima. FOTO: Kemenpora

WARTASULUH.COM, THAILAND - Ken Swagumilang atlet para panahan putra Indonesia meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand di laga final nomor Men's Individual Compound setelah berhasil membungkam wakil tuan rumah, Comsan Singpirom, Sabtu (24/1/2026) di Mook Stadium Field, Nakhon Ratchasima.

"Di panahan itu ngga menentu, misalnya faktor angin yang kadang kencang kadang pelan, kita hanya berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan emas dan alhamdulillah Allah mengijinkan," ungkapnya, dikutip Wartasuluh.com, Minggu (25/1/2026).

Pemuda asal Sidoarjo, Jawa Timur ini mengaku dirinya hanya berusaha tampil lepas tanpa memikirkan faktor apapun lainnya. Dirinya hanya mendengarkan apa yang diarahkan oleh pelatih.

Menurutnya, rasa berdebar didada dan grogi menjadi hal wajar, ia tetap hanya menjalani persiapannya seperti hari-hari biasa seperti bermain handphone hingga ibadah.

"Kalau saya hanya fokus bertanding saja, perform maksimal ambil busur tembak bagus udah gitu aja kaya pakai kacamata kuda itu aja. Persiapannya juga biasa aja seperti biasa apa adanya, main game, skroling tipis-tipis, sholat itu saja," jelasnya.

Selain itu, pemuda yang sempat menuntut ilmu perkuliahan di Malang ini juga mendapatkan dukungan penuh dari keluarga, mulai dari persiapan terkecil hingga ia menjadi atlet nasional seperti saat ini.

"Dukungan keluarga nomor satu, mulai awal itu seperti support peralatan, dukung pindahan saya ke Malang pada 2015 dan sebagainya dukungannya keluarga itu sangat besar sekali," pungkasnya.

Pemuda berusia 28 tahun ini memastikan medali emasnya usai mencatatkan total skor 144 dari lima seri tembakan (29, 29, 28, 30, 28). Sedangkan wakil tuan rumah Comsan Singpurom mengoleksi 142 poin (29, 28, 28, 28, 29). (kha)